KSU Sumber Rezeki Terima Sertifikat ISPO Dari Dirjen Perkebunan Kementan

Sabtu, 22 September 2018 | 13:59:16

/ Ketua KSU Sumber Rezeki, Khairul Zaman (deretan ke-3 dari kanan), saat menerima sertifikat ISPO dari Dirjen Perkebunan Kementan, Bambang, Selasa (18/9/2018), di Jakarta.


Kunto Darussalam
(mahardikanews)
Koperasi Sumber Usaha (KSU) Sumber Rezeki menerima sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) atau sertifikat minyak sawit berkelanjutan Indonesia dari Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

"Kita bangga atas pencapaian ISPO yang diraih koperasi kita. Sertifikat ISPO yang diperoleh pada 18 September di Jakarta lalu, tidak lepas dari program-program dan binaan dari PT Ekadura Indonesia (EDI) Pekanbaru dan masyarakat", kata Ketua KSU Sumber Rezeki, Drs Khairul Zaman, Kamis (20/9/2018) siang, di ruang kantor kerjanya, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rokan Hulu, Riau.

Selain serifikat ISPO, Khairul Zaman menyatakan, KSU Sumber Rezeki di tahun-tahun sebelumnya juga sudah banyak meraih prestasi, seperti pembuatan ratusan sertifikat lahan tahun 2016, pernah mendapat prestasi terbaik di Provinsi Riau dan terpilih mengikuti ISPO di Jakarta pada tahun 2017 lalu.

Kedepan, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu padu untuk lebih mengembangkan lagi KSU Sumber Rezeki agar maju dan lebih berkembang. Pencapaian prestasi juga, menurutnya, tidak terlepas dari pengurus dan anggota koperasi yang telah bekerja maksimal dalam melebarkan sayap koperasi dan usaha pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Dirjen Perkebunan Kementan, Bambang, saat menyerahkan sejumlah sertifikat ISPO, mengingatkan kembali kepada perusahaan-perusahaan kelapa sawit agar komitmen memperoleh sertifikat ISPO.

Dengan sikap itu, Ia menilai suatu saat Indonesia memiliki senjata ampuh untuk menyatakan pada dunia bahwa Negara Indonesia memang benar-benar mengelola kelapa sawit dengan baik dan kondusif.

Sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tergabung di group Astra Agro sebagai penerima sertifikasi yang serahkan oleh Bambang yakni, PT Cakung Permata Nusa, PT Persada Dinamika Lestari, PT Cakradenta Agung Pertiwi yang beroperasi di Kalimantan Selatan.

Kemudian, PT Palma Plantasindo di Kalimantan Timur dan PT Cipto Agro Nusantara di Sulawesi Tengah, termasuk KSU Sumber Rezeki yang berdomisili di Kota Lama Kunto Darussalam Rokan Hulu Riau, binaan PT EDI Pekanbaru.

"Kami sampaikan selamat, kepada seluruh penerima sertifikat, sekaligus kepada semua pihak yang komit penuh menjadikan industri perkebunan kelapa sawit sesuai prinsip-prinsip ISPO", ujar Dirjen Perkebunan Kementan, Bambang, Selasa (18/9) lalu, di Jakarta, saat penyerahan pengakuan lembaga sertifikasi dan sertifikat ISPO ke-X, yang diawali dengan dialog interaktif membahas topik Percepatan Sertifikasi ISPO, Solusi Jitu Hadapi Isu Negatif.

Sedangkan, Vice President Sustainability PT Astra Agro Lestari Tbk, Bandung Sahari, menyampaikan perolehan sertifikat ISPO merupakan prioritas penting sesuai visi misi perusahaan yang ingin agar Astra Agro menjadi perusahaan panutan dan bermanfaat bagi bangsa seperti di tahun 2016 lalu sebagai peraih sertifikat ISPO terbanyak.

Perolehan sertifikat ISPO, menurutnya, salah satu bukti bahwa tata kelola perkebunan kelapa sawit Astra Agro berkelanjutan. Sejauh ini, Sahari menyebutkan group Astra Agro sudah memperoleh 40 sertifikat ISPO. Dari total itu, 38 merupakan Kebun Inti dan 2 lainnya sertifikat dari kebun masyarakat binaan perusahaan.*amb


BERITA TERKAIT:

Kembali