5 program Prioritas Kabupaten Rokan Hulu

Kamis, 19 Maret 2020 | 15:27:22

HUMAS SETDA KABUPATEN ROKAN HULU / Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman, meneken dokumen saat Musrenbang tingkat Kabupaten, Rabu (18/3/2020), di convention Hall Islamic Center, Pasir Pengaraian, Rabu.


Pasir Pengaraian 

(mahardikanews) 

Bupati Rokan Hulu (Rohul) membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten di convention hall Islamic Center.


“Musrenbang tahun ini mengangkat tema Mewujudkan pembangunan ekonomi Inklusif yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan peningkatan daya saing sumber daya manusia yang Handal”, ucap Bupati Rohul Sukiman dalam sambutannya, sembari memaparkan pencapaian kinerja Pemkab dalam beberapa tahun terakhir, Rabu (18/3/2020), di Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah.


Laporan pencapaian kinerja Pemkab terangnya menunjukkan hasil menggembirakan, seperti pertumbuhan Ekonomi tahun 2019 lalu yang naik menjadi 4,93 persen dibandingkan tahun 2018 sebelumnya yakni 4,17 persen.


Kemudian produk domestik regional bruto atau PDRB per Kapita atas dasar harga mengalami kenaikan di tahun 2019 menjadi Rp48,99 juta dari Rp48, 48 juta di tahun 2018. Lalu persentase kemiskinan di 2019 turun menjadi 10,53 persen dari 10.95 persen di tahun 2018.


Selanjutnya tingkat pengangguran terbuka di 2019 dari total pengangkatan kerja menjadi 4,17 persen dari 5,40 persen di tahun 2018. Indeks pembangunan manusia atau IPM juga meningkat di 2019 menjadi 69, 93 persen dari 69,38 persen di 2018.


Bupati mengklaim, terealisasinya sejumlah pembangunan tidak terlepas dari kerja keras dan kerjasama semua elemen masyarakat di Rohul. Meski begitu, Rohul yang berjuluk Negeri Seribu Suluk kedepan dinilai akan dihadapkan dengan berbagai persoalan, terutama dalam bidang pembangunan yang masih menjadi tugas bersama untuk menuntaskannya.


Di Musrenbang tahapan periode V dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016-2021, Pemkab dipastikannya memprioritaskan pembangunan untuk tahun 2021 yang difokuskan dalam 5 Program Prioritas.


Pertama, penguatan produktivitas pertanian dan perikanan serta produk olahan turunan secara berkelanjutan. Kedua, memantapkan keterpaduan pembangunan infrastruktur antar daerah dalam mendukung pembangunan Kepariwisataan daerah dan Pertanian.


Ketiga, memantapkan kualitas SDM dengan memastikan tersedianya layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas serta layanan dasar lainnya secara berkelanjutan. Keempat, memantapkan kualitas tata kelola pemerintahan dengan membangun sistem monitoring, evaluasi, dan terintegrasi yang berorientasi hasil pelayanan yang, lebih memuaskan.


Terakhir kelima, menjamin berkelanjutannya keadaan yang kondusif dan keharmonisan hubungan dalam keaneragaman budaya dan agama untuk mendukung investasi demi peningkatan ekonomi daaerah.


Pelaksanaan pembangunan di tahun 2021 mendatang tentunya akan tetap mengacu lewat visi dan misi Bupati Rohul periode 2016-2021, dengan tetap berpedoman pada RPJMD tahun 2005-2025. Seluruh OPD juga diintruksikannya agar dapat proaktif mengajukan usulan ke Kementerian dan Pemprov sesuai dengan skala prioritas pembangunan daerah yang bersinergi dengan prioritas pembangunan provinsi maupun tingkat nasional.


Terhadap masyarakat negeri seribu suluk, pihaknya berharap dapat menyampaikan usulan-usulan prioritas ke pemerintah desa dan kecamatan agar pembangunan benar-benar merupakan kegiatan prioritas dan dirasakan masyarakat.


“Berharap ke seluruh perangkat daerah supaya dalam proses penyusunan rencana kerja OPD tetap mengacu 5 Program Prioritas, supaya proses pembangunan daerah bisa terarah dengan hasil pembangunan benar-benar dinikmati seluruh elemen masyarakat”, imbuh Bupati Rohul Sukiman, yang dihadiri pejabat Forkopimda, asisten, anggota DPRD, para kepala OPD, Camat, Kades, perwakilan elemen masyarakat, tokoh-tokoh, dan stakeholder.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rohul Nifzar, mengatakan Musrenbang yang dilaksanakan merupakan rangkaian dari seluruh mekanisme perencanaan yang dimulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, forum perangkat daerah, dan forum konsultasi publik.


Tahapan menyusun perencanaan sebutnya melalui usulan seluruh pemangku kepentingan yang dirangkum lewat Musrenbang kecamatan, rencana strategis OPD, hasil penelaahan perumusan masalah pokok-pokok pikiran DPRD di Dapilnya masing-masing, dan terakhir diramu ke dalam rancangan awal RKPD. Hasil laporan perencanaan pembangunan daerah kabupaten selanjutnya akan menjadi dasar untuk mengikuti Musrenbang tingkat Provinsi dan tingkat Nasional.


Sementara Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra, menyampaikan pokok-pokok pikiran legislatifnya. Pihaknya memberi 1400 usulan dan sejumlah masukan dan catatan yang dapat dielaborasi atau digarap Pemkab lebih jauh di kegiatan Musrenbang tahun ini.


Usulan dan pokok pikiran yang disampaikan terangnya merupakan aspirasi masyarakat yang didapat saat pimpinan dan anggota DPRD melaksanakan reses serta rapat-rapat bersama masyarakat.
(red-mnc)





Editor: AMBAR

©2020 MAHARDIKANEWS

all right reserved



BERITA TERKAIT:

Kembali