Rabu, 25 April 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Budaya
Minggu, 24 Juli 2016 | 22:28:44
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Hadiri Acara Pulang Kampong Busamo, Wabup Rohul : Sembilan Putaruh Potakeh (Pesan) HKR Akan Dikabulkan
HUMAS PEMKAB ROKAN HULU
Wabup Rokan Hulu, Prov Riau (kiri), menerima dokumen Putaruh Potakeh (pesan), dari tokoh Himpunan Keluarga Rokan Hulu, Ahad 24-7-2016, di Kec Rambah Hilir
Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, H Sukiman, Himpunan Keluarga Rokan Hulu (HKR), Ahad (24/7), gelar acara " Pulang Kampong Busamo " yang dipusatkan di Pasar Muara Rumbai Desa Rambah Hilir, Kecamatan Rambah Hilir. Ribuan masyarakat setempat dengan antusias mengikuti seluruh acara yang sudah menjadi tradisi tahunan itu mulai dari penyambutan hingga usai, karena masih dalam suasana hari raya Idul Fitri 1437 H/ 2016.

Sebelumnya, rombongan HKR disambut Wabup Rohul didampingi Sekdakab Ir H Damri Harun MM, serta sejumlah pejabat Pemkab Rohul di Masjid Agung Nasional Islamic Center. Juga Dua anggota DPRD Riau asal Rohul , seperti Masgaul Yunus SH MH dan Tengku Rusli Ahmad. Ketua Umum Masjid Agung Nasional Islamic Centre H Zulyadaini, Tokoh Pendidikan, Tokoh Agama, serta ribuan masyarakat lainnya.

Tradisi tahunan "Pulang Kampong Busamo" kali ini dipimpin Ketua HKR Yuherman SE, serta jajaran pengurus lainnya. Sekaligus Halal Bihalal dan ajang silaturahmi masyarakat Muara Rumbai yang sudah lama tak pulang kampung. Romi, selaku Ketua Panitia Pelaksana, dalam sambutannya mengatakan masyarakat Rohul merasa senang dan bahagia atas kedatangan kaum family, sanak sodaro yang berdomisili di luar daerah, seperti di Kota Pekanbaru, dan daerah lainnya. Pada kesempatan itu, kepada Wabup disampaikan sejumlah aspirasi masyarakat Muara Rumbai, diantaranya pembangunan jembatan penghubung antara Muara Rumbai dengan desa di seberang Sungai Batang Lubuh, termasuk membangun turap atau penahan tebing.

Ketua HKR Yuharman, menerangkan tujuan dari tradisi "Pulang Kampong Bosamu" ini bukan untuk membanggakan diri. Namun untuk memperhatikan nasib masyarakat di kampung, termasuk membantu Pemerintah Daerah agar program yang telah disusun dapat diwujudkan untuk kemajuan daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Sementara itu, Prof DR H Amir Hasan MC MM Ak CPA, salah seorang tokoh di HKR mengatakan sedikitnya ada sembilan pesan dari HKR ke Pemkab Rohul di tahun ini, di antaranya pembangunan yang adil dan merata di lima luhak. Kemudian, pengelolaan Masjid Agung Nasional Islamic Centre harus lebih ditingkatkan. Melindungi, menghormati dan memanfaatkan kearifan lokal di lima luhak, mengutamakan anak jati diri di lima luhak, berintegritas, sesuai alur dan kepatutan dalam penempatan jabatan birokrasi.

Diharapkan tidak ada lagi aparatur di lingkungan Pemkab Rohul terlibat perkara hukum karena menyalahgunakan wewenang. Pemda juga diminta merealisasikan terwujudnya Desa Adat di 87 desa, memberi perhatian dan membantu mahasiswa miskin dan berprestasi melalui beasiswa. Segenap masyarakat bersama alim ulama, pemangku adat, dan aparat hukum untuk serius dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Rohul, terang Prof Amir. Selanjutnya menyerahkan dokumen yang berisi sembilan harapan dan "putaruh-potakeh" atau pesan tersebut, dan diterima Wabup Sukiman.

Dalam sambutannya Wabup Rohul menandaskan, dari sembilan poin pesan atau "putaruh-potakeh" yang disampaikan HKR, akan mengabulkan seluruh poin tersebut, termasuk dalam memberantas Narkoba. Seluruh masyarakat, termasuk HKR diharapkan ikut memberikan saran, kritik dan perhatian terhadap Kabupaten Rohul, sehingga daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk terus maju dan berkembang, serta menjadi kabupaten terbaik di Provinsi Riau, terang Sukiman. (adv/humas)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!