Jum'at, 22 Februari 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Budaya
Rabu, 16 Januari 2019 | 11:09:53
Mahasiswa Sebagai Kaum Intelektual Pengembangan Budaya dan Seni Melayu
HUMAS SETDAKAB ROKAN HULU
Kegiatan Kuliah umum dan Pentas seni budaya Melayu, di Convention Hall Masjid Agung Islamic Centre, Senin (14/1/2019) pagi.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Universitas Pasir Pengaraian (UPP), mengadakan acara Kuliah umum tentang peran generasi dalam melestarikan budaya Melayu Rohul, sekaligus penetapan lokasi pusat pengembangan seni budaya 7 (tujuh) suku besar di daerah Kabupaten Rohul.

"Kuliah umum dan pentas seni sebagai ruang untuk bergerak", kata Kepala Disparbud Rohul Drs Yusmar, usai peluncuran Tari Tepak Sirih yang sebelumnya bernama Tari Persembahan, ditampilkan oleh mahasiswi UPP, sekaligus pengenalan buku terjemahan Auf Neuen Wegen Durch Sumatra Max Mozkowski, di Convention Hall Masjid Agung Islamic Centre, Pasir Pengaraian, Senin (14/1/2019) pagi.

Tujuan utama, terangnya, adanya ruang untuk berkembang dan Melayu sebagai induk. Namun tidak menampikkan bahwa paguyuban dan kekerabatan yang harus dikembangkan, dan menjadi kewajiban pemerintah daerah memperhatikannya.

"Ibarat kita disatu rumah, saya mencontohkan paguyuban dan kerabat masih diruang tamu. Nah, sekarang kita dapat berikan kamar, supaya rumah ini rasanya milik bersama yang harus kita jaga, pelihara dan bangun bersama, untuk memajukan rumah baik ancaman dari dalam maupun dari luar rumah agar rasa kekeluargaan rukun dan damai", ujar Yusmar, dihadapan Bupati Rohul H Sukiman didampingi Forkopimda, para kepala OPD dan pejabat Pemkab Rohul, Rektor UPP Dr Adolf Bastian, mahasiswa, paguyuban dan 2 tokoh budaya dan cendekiawan Riau asal Rohul, Dr Al Azhar dan Dr drh H Chaidir.

Mantan Kabag Humas Setdakab Rohul itu, memastikan kedepan akan melibatkan mahasiswa sebagai kaum intelektual, agar pengembangan budaya dan seni Melayu Rohul pada generasi muda tercapai sesuai harapan bersama.*(amb)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!