Selasa, 23 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Minggu, 26 April 2015 | 18:12:28
Peringati May Day, 5000 Buruh akan Turun ke Jalan di Medan
Medan (Mahardikanews)
Buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Sumatera Utara dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara akan turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2015. Selain terkait upah, 5000-an buruh nantinya akan menyampaikan tuntutan pemberlakuan jaminan masa pensiun.

Untuk tuntutan yang akan disampaikan buruh pada aksi May Day 2015 nanti, sebut Ketua KSPI Sumatera Utara, Minggu Saragih SH, buruh akan menolak rencana pemerintah yang akan menaikkan upah buruh dalam 2 tahun sekali atau sampai 5 tahun sekali.

"Naikkan upah buruh sebesar 50 persen atau dengan 84 Item KHL, jalankan jaminan pensiun buruh per 1 Juli 2015 dengan manfaat bulanan 75 persen dari upah sebulan dengan iuran 12 persen dimana 9 persen di tanggung oleh pengusaha dan 3 persen ditanggung oleh pekerja," kata Minggu Saragih SH didampingi Sekretaris DPW FSPMI Sumut Willy Agus Utomo, Ketua FSPMI Kota Medan Tony Rickson Silalah, Dedi Heri dari FSPMI Deliserdang, M Lui Nasution dari FSPMI Serdang Bedagai, Afriansyah dari Serikat Pekerja Logam Deliserdang dan Rudi Kurniawan dari Garda Metal FSPMI Sumut kepada wartawan di Medan, Minggu (26/4).

Selanjutnya buruh menolak liberalisasi harga BBM, gas dan listrik. "Berikan jaminan ketersediaan energi di Sumut, hentikan krisis energi listrik di Sumut," katanya.

Tuntutan lainnya, sebut Minggu Saragih, buruh meminta kepada pemerintah untuk menurunkan harga sembako, berikan rumah murah untuk buruh sebagai hak milik dengan limitasi kredit 20 sampai 25 tahun, sediakan transportasi gratis bagi buruh.
Aksi turun ke jalan tersebut dilakukan buruh dari KSPI dan FSPMI Sumut ini tepat pada 1 Mei 2015 yang diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day dengan tujuan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kantor DPRD Sumatera Utara dan Kantor Walikota Medan.

Buruh yang akan unjukrasa, ungkap Minggu Saragih, berasal dari Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Serdang Bedagai dengan titik kumpul di KIM I Mabar untuk wilayah Kota Medan dan KIM Star Tanjung Morawa untuk wilayah Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Setelah berkumpul di KIM I Mabar dan KIM Star Tanjung Morawa, buruh bergerak untuk selanjutnya seluruh buruh berkumpul di depan Istana Maimun Medan di Jalan Brigjen Katamso Medan.

"Dari depan Istana Maimun nantinya buruh secara bersama-sama akan bergerak menuju sasaran aksi ke Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kantor DPRD Sumatera Utara dan Kantor Walikota Medan," tegas Minggu Saragih SH.

Aksi yang dilakukan buruh KSPI dan FSPMI Sumut ini, tegas Minggu Saragih, juga berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.

Usai melakukan aksi di Kota Medan, kata Minggu Saragih, buruh KSPI dan FSPMI Sumut akan kembali ke Tanjung Morawa menuju Lapangan Sepak Bola Garuda Sakti di Jalan Sei Belumai, Tanjung Morawa untuk menyaksikan final sepakbola antar PUK FSPMI se Sumut memperebutkan Piala DPW FSPMI Sumut.

"Juga akan dilakukan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh di Sumatera Utara," ujar Minggu.

(FR)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!