Rabu, 23 Mei 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Jumat, 19 Juni 2015 | 10:32:58
DPRD Nilai SKPD Pemko Medan Kegagalan Program Kerja Wali Kota
Parlaungan Simangunsong
Mahardikanews.com - Panitia Khusus (Pansus) Pemabahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan Wali Kota Medan Periode 2010-2015 DPRD Kota Medan, menilai banyak program kerja yang gagal. Pansus menebutkan, minimnya dukungan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menjadi biang kerok kegagalan tersebut.

SKPD dituding tidak bisa mengimplementasikan visi dan misi yang diusung wali kota. 

"Dalam LKPj cukup bagus, tapi fakta di lapangan sangat berbeda. Medan menuju kota metropolitan dan kota yang aman tidak tercapai. Saat ini tindak kejahatan marak di mana-mana," beber Anggota Pansus Parlaungan Simangunsong saat rapat pembahasan LKPj Akhir Masa Jabatan Wali Kota Medan yang dihadiri Kepala Bappeda Medan Zulkarnain di Gedung DPRD Medan, Kamis (18/6).
 
Tingkat kemiskinan, perampokan, bahkan tindak kriminal saat ini sangat menghantui kehidupan masyarakat Medan. Begitu juga masalah infrastruktur dan kebersihan yang masih buruk. Sehingga kondisi banjir kerap menimpa masyarakat Medan. 

"Memang Kota Medan selalu mendapat Piala Adipura, tapi mungkin itu karena rekayasa," sambung politisi Demokrat ini.
 
Parlaungan mengharapkan pansus dapat merekomendasikan kepada pemimpin Pemko Medan ke depan, bagi SKPD yang kinerjanya buruk supaya segera dievaluasi. "SKPD yang terbukti lalai dalam tugas supaya diganti," ujar Parlaungan.
 
Kritik yang sama disampaikan Anggota Pansus Ahmad Arif. Menurut Arif, LKPj terkait pertumbuhan ekonomi mencapai 7,3 % dinilai terlau dibesar-besarkan. Terbukti, infrastruktur pembangunan di Medan masih buruk. Padahal menurut Arif, salah satu indikator pembangunan ekonomi suatu daerah meningkat dan baik apabila pembangunan jalan bertambah dan bagus.
 
Sama halnya dengan kepedulian Pemko Medan terhadap pelestarian terhadap nilai bangunan tua dan bangunan bersejarah yang masih minim. Pemko Medan terbukti kurang menjaga kelestarian warisan sejarah. Bahkan hingga saat ini Medan belum memiliki maskot.
 
Sedangkan Anggota Pansus Maruli Tua Tarigan menilai LKPj Wali Kota Medan sangat normatif. Maruli Tua menilai belum terlihat perkembangan pembangunan yang signifikan sesuai visi dan misi terdahulu. 

"Kota yang berkembang itu harus ada revolusi pembangunan," ujar Maruli Tua.

(FR)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!