Selasa, 21 Agustus 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Kamis, 8 Oktober 2015 | 10:22:54
Randiman Tarigan Soroti Kinerja Sejumlah SKPD Kota Medan
Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan
Medan, mahardikanews.com - Di hari keduanya usai dilantik menjadi Pejabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP langsung menggelar pertemuan dengan  seluruh staf ahli, asisten, pimpinan SKPD, dirut perusahaan daerah  dan camat di pendopo rumah dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Rabu (7/10). Selain bersilaturahmi,  tujuan pertemuan ini digelar untuk memberikan penekanan-penekanan kepada SKPD agar bekerja lebih baik lagi sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri  Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis ini, Randiman menyoroti kinerja sejumlah SKPD  yang dinilai masih belum maksimal sehingga perlu ditingkatkan lagi ke depannya, sehingga memberikan hasil maksimal kepada masyarakat. Pria yang masih menjabat sebagai Sekretaris DPRD Sumut itu, ingin penunjukannya sebagai Pj Wali Kota bisa memberi warna bagi Kota Medan meski tidak lama.

Masalah kebersihan menjadi sorotan pertama Pj Wali Kota. Mantan Kadis Pendapatan Kota Medan itu, minta kepada Dinas Kebersihan untuk bekerja lebih keras dan maksimal lagi ke depannya sehingga ibukota Provinsi Sumatera Utara ini bersih dari sampah.  Untuk mendukung hal itu, Randiman menginstruksikan seluruh camat dan lurah  ikut membantu dengan menjaga kebersihan di wilayahnya masing-masing.

Apalagi bilang Randiman, kecamatan dan kelurahan telah dilengkapi dengan mobil pick-up maupun becak bermotor pengangkut sampah. “Saya yakin dengan sinergitas yang baik antara Dinas Kebersihan dengan camat dan lurah, insya Allah kota yang kita cingtai ini bersih dari sampah. Ditambah lagi dengan mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing,” kata Randiman.

Selain sampah, pria kelahiran Binjai ini juga menyoroti masalah penebangan pohon yang dilakukan Dinas Pertamanan. Sebagai mantan Kadis Pertamanan, Randiman heran mengapa pohon tumbuh dengan baik ditebangi, sedangkan pohon yang sudah mati tidak ditebang. Padahal keberadaan pohon  yang mati  itu membahayakan warga sekitarnya, sebab sewaktu-waktu dapat tumbang. “Jika pohon yang mati tumbang, peristiwa ini tidak dapat dikatakan force majeure  melainkan kelalaian,” ungkapnya.

Di samping itu Randiman mengkritik pemangkasan pohon yang dilakukan saat ini. Selain merusak paru-paru kota, pemangkasan yang dilakukan juga tidak sesuai dengan estetika. Sebab, pohon-pohon penghijauan yang ada di pinggir jalan bukannya dipangkas malah digunduli. Sudah itu sampah-sampah  sisa pemotongan dibiarkan begitu saja. Akibatnya kawasan yang menjadi lokasi pemangkasan menjadi semrawut dan menambah pekerjaan Dinas kebersihan yang sudah kelabakan dalam menagani masalah sampah.

Kemudian banyaknya lampu penerangan jalan yang padam pada malam hari, tidak luput dari pengamatan ayah empat anak ini. Pasalnya, lampu jalan  yang mati  rentan memantik timbulnya tindakan kriminal. “Saya harap masalah lampu penerangan jalan yang padam ini segera diatasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,”  ujarnya.

Selanjutnya, Randiman mengingatkan Dinas Bina Marga untuk lebih memaksimalkan pengorekan parit maupun  drainase mengingat musim penghujan telah tiba. Jika parit atau drainase tidak tersumbat, maka genangan akir dapat diminimalisir. Hanya saja ketika melakukan pengorekan, Randiman minta tanah maupun lumpur langsung diangkut sehingga pengorekan yang dilakukan tidak sia-sia. “Jika tidak langsung diangkut, lumpur akan masuk kembali pada saat hujan turun,” paparnya.

Lalu masalah kemacetan lalu lintas yang terjadi akibat ruas kanan dan kiri jalan digunakan sebagai lokasi parkir,  juga mendapat perhatian serius Randiman. Sebab, kemacetan yang  terjadi sangat mengganggu kenyamanan masyaraklat pengguna jalan. Untuk itulah dia minta Dinas Perhubungan segera melakukan penertiban, sehingga dapat mengurai kemacetan tersebut

Selain itu Randiman minta Dinas Pendapatan, Dinas Tata Ruang dan Tata  Bangunan (TRTB) serta Badan Pelayanan Perizinan Terpadu agar bisa meningkatkan pendapatan dari sektor pajak reklame, guna mendukung kelancaran pembangunan di Kota Medan. Dia melihat pendapatan  dari sektor pajak reklame saat ini sangat menurun.  Kemudian Randiman minta papan-papan reklame yang tidak punya izin dan melanggaran peaturan segera ditertibkan agar Medan tidak menjadi hutan reklame.

Terakhir, Randiman mengajak seluruh SKPD untuk terus bersinergi dan meningkatkan kebersamaan. Dia yakin dengan kebersamaan, persoalan apapun yang dihadapi dapat diatasi dengan baik. “Jika ada masalah,  segera sampaikan. Saya dan Pak Sekda siap 24 jam untuk itu. Jadi mari kita bekerja untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh masyarakat!” tegasnya.

(FR)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!