Selasa, 23 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Jumat, 9 Desember 2016 | 13:10:53
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Tinjau Pelaksanaan Pilkades, Plt Bupati Rohul : Kalau Terbukti Politik Uang Tidak Akan Dilantik
HUMAS SETDA ROKAN HULU
Plt Bupati Kabupaten Rokan Hulu didampingi Kapolres, saat meninjau pelaksanaan Pilkades di salah satu TPS di kecamatan Rambah, Kamis 1-12-2016
Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Masyarakat di 69 desa se-Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) telah melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada Kamis (1/12) yang lalu. Terkait Pilkades tersebut, Plt Bupati Rohul H Sukiman telah menyampaikan himbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak memilih calon Kepala Desa (Kades) karena faktor uang atau yang sering melakukan hal-hal tidak terpuji.

Oknum seperti itu merupakan calon pemimpin yang tidak baik, karena jika terpilih akan berdampak terhadap kinerjanya. Kita harus sadar untuk memilih pemimpin yang baik jangan dipengaruhi oleh pemberian sesuatu, oleh karenanya Pilihlah calon Kades yang jujur yang naintinya berpihak terhadap kepentingan rakyat, ungkapnya.

Sebelumnya disela-sela suatu acara di Kecamatan Tandun, Sukiman juga menghimbau masyarakat Rohul tidak memilih calon Kades yang berpolitik uang. "Ya kalau terbukti tidak akan dilantik, tidak ada cerita untuk melantik orang seperti itu," tegas Sukiman.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Rohul, Kelmi Amri SH, yang juga tidak setuju politik uang di Pilkades serentak tersebut. Politisi Partai Demokrat ini juga menghimbau masyarakat tidak memilih calon Kades yang melakukan praktik politik uang atau money politic.

Kita berharap pada Pilkades serentak 2016 tidak ada transaksi (uang), karena beban tanggung jawab Kades terpilih terhadap penggunaan ADD cukup berat. "Jika itu terjadi, baik transaksi suara maupun barter, nantinya dikhawatirkan kinerja Kades akan terganggu karena berorientasi mengembalikan biaya atau cost yang dikeluarkan saat Pilkades," terang mantan Ketua KNPI Rohul ini.

Menjawab pertanyaan, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Rohul, Abdul Haris, kepada mahardikanewscom menjelaskan, pada pelaksanaan Pilkades serentak tahap pertama ini, calon Kades yang terdaftar di 70 desa sebanyak 224 orang, dan 4 orang di antaranya perempuan.

Untuk pengawasan pelaksanaannya, Plt Bupati Rohul H Sukiman mengintruksikan seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Rohul turun ke lapangan. Selain itu, Panitia Pilkades juga turut serta, pungkas Haris melalui ponselnya. (adv/humas)
 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!