Sabtu, 16 Desember 2017
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Selasa, 28 November 2017 | 19:28:30
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Bupati Rohul Kukuhkan Tim Satgas Karlahut‎
HUMAS SETDA ROKAN HULU
Bupati Rokan Hulu, sedang menanda tangani berita acara pengukuhan tim Satgas Karlahut Kec Bonai Darussalam, Rabu 1-11-2017 di Halaman Kantor PT Bina Daya Bentala

Pasir Pengaraian (Mahardikanews)

Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Suparman SSos MSi, Rabu (1/11) kukuhkan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) Satria Kresna Kecamatan Bonai Darussalam, di halaman Kantor PT‎ Bina Daya Bentala (BDB), sekaligus penandatanganan Pakta Integritas.

 

Pembentukan Tim Satgas Penanggulangan Karlahut ini, karena Kecamatan Bonai Darussalam merupakan salah satu daerah yang ditetapkan pemerintah sebagai zona merah/rawan Karlahut. Pemkab Rohul dan Pemerintah Kecamatan bekerjasama dengan 17 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI), membentuk Tim Satgas Penanggulangan Karlahut tersebut.

 

Bupati didampingi Kapolres AKBP Yusup Rahmanto dan Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak mengungkapkan, Kecamatan Bonai Darussalam masuk zona merah/rawan Karlahut karena sebagian besar wilayahnya merupakan lahan gambut yang mudah terbakar, sehingga sulit dipadamkan saat musim panas atau kemarau. "Kita sangat apresiasi kesiapsiagaan perusahaan dalam mengantisipasi terjadinya Karlahut di Kabupaten Rohul" ungkap Suparman.

 

Sebanyak 17 perusahaan tergabung dalam Tim Satgas Penanggulangan Karlahut bertanggungjawab penuh untuk melakukan pemadaman saat terjadi Karlahut, dibantu aparat TNI, Polri, BPBD Rohul, dan masyarakat.‎ Diharapkan Tim Satgas yang baru dikukuhkan benar-benar  menjalankan amanah dan tugasnya, sehingga ketika terjadi Karlahut harus segera ikut bertindak. Peralatan yang dimiliki perusahaan untuk pemadam kebakaran dinilai sudah sangat luar biasa dan tergolong canggih, terang mantan Ketua DPRD Riau ini.  

 

Sementara itu Basri selaku Komandan Tim Satgas yang juga Camat Bonai Darussalam mengatakan, 17 perusahaan di daerahnya kompak dan bersatu untuk melaksanakan tanggungjawabnya.‎ " Jika tidak ada kesadaran dari perusahaan, tentu Tim Satgas yang baru dikukuhkan tidak akan pernah terbentuk,"‎ ungkap Basri. Sebagai Komandan Tim Satgas, Polsek Bonai Darussalam dan Koramil Kunto Darussalam, bersama 17 perusahaan akan selalu siap bila Karlahut terjadi sewaktu-waktu.

 

Sedangkan Distrik Manager PT BDB, Zulkifli SP mengatakan, pembentukan Tim Satgas Karlahut ini terinspirasi dengan pengalaman sebelumnya. Saat terjadi Karlahut, hanya menjadi tanggungjawab masing-masing perusahaan sehingga kebakaran terus meluas. "Dengan telah terbentuknya Tim Satgas, maka setiap terjadi Karlahut sudah menjadi tanggungjawab bersama," tandas Zulkifli. (adv/humas)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!