Sabtu, 20 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Selasa, 12 Desember 2017 | 20:09:14
Natal GPDI Wilayah Rohul 1 Riau Berlangsung Sukacita, Sekjen GPDI : Dimana Ada Kesatuan Disitu Ada Kekuatan
Maruba Habeahan
Koor GPDI Gereja Allah Gang Horas Ujungbatu, pada Natal GPDI wilayah Rohul 1 Riau, Jumat 8-12-2017 di gereja GPDI Elsadai Tanah Datar Uungbatu
Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPDI) Wilayah Rohul 1-Riau, Jumat (8/12) dimulai pukul 17.00 WIB, gelar perayaan natal di gereja GPDI Elsadai Tanah Datar Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau.
Tema Supaya Mereka Semua Menjadi Satu (Yohanes 17 : 21a). Hadir diantaranya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) GPDI, Pdt R Nababan MTh, Ketua Wilayah GPDI Rohul 1-Riau, Pdt K Manurung, para pendeta/hamba-hamba Tuhan dan sekira limaratusan jemaat dari gereja/sidang se wilayah GPDI Rohul 1-Riau, sesuai informasi dari panitia.
 
Liturgi dilayani Pdt Sanggam Manurung, Gembala Sidang GPDI Kampung Baru Ujungbatu, Kotbah disampaikan Pdt R Nababan MTh, Sekjen GPDI, doa syafaat disampaikan Pdt K Manurung, Ketua Wilayah GPDI Rohul I Riau. Selama berlangsungnya ibadah terlihat para jemaah dengan khusuk mengikutinya, persembahan koor/paduan suara dari masing-masing Sidang, dan juga lagu pujian dan kidung-kidung natal membuat suasana natal semakin sukacita.
 
Dalam kotbahnya Pdt R Nababan menguraikan tentang makna dari kesatuan sesuai dengan thema natal. Lebih jauh disebutkan Dimana ada kesatuan disitu ada kekuatan, berkat dan pertumbuhan . Berbicara mengenai kesatuan adalah sebuah cerita ungkap pendeta, suatu ketika, mata, tangan dan kaki melakukan demo yakni tidak lagi memberi makanan kepada si mulut, ketiganya merasa paling berjasa dalam mendapatkan dan memberikan makanan tersebut. Setelah tiga hari demo dan si mulut tidak pernah lagi mendapatkan asupan makanan, ketiganya mulai mengalami keanehan, si tangan mulai lemas, si kaki tidak bisa bangkit dan si mata terpejam dan susah membukanya.

Hari keempat situasi semakin parah, kemudian mereka menyadari dan mengaku penyebabnya karena si mulut tidak lagi mendapat makanan oleh karenanya tidak ada lagi gunanya demo, dan memutuskan kembali ke habitat semula, sesuai fungsi masing-masing, karena hanya dengan kesatuan maka kekuatan dan kehidupan akan tercipta, ungkapnya.  

Ada tiga kekuatan besar yang terjadi jika kesatuan sudah tercipta. Pertama dimana ada kesatuan disitu ada kekuatan, kedua dimana ada kesatuan disitu ada berkat, ketiga dimana ada kesatuan disitu ada pertumbuhan. Ada begitu banyak perbedaan dalam jemaat, misalnya di gereja yang satu dengan yang lainnya ada berbeda karunia jika karunia-karunia ini bersatu maka akan ada pertumbuhan gereja. Supaya gereja dan rumah tangga menjadi satu, harus mau dipelihara allah didalam nama yesus,

Jemaat akan kuat, Keluarga/rumah tangga akan kuat di dalam Tuhan jika mau menjadi satu. Jemaat akan diberkati, jika mau bersatu dengan yang lain. Jemaat akan bertumbuh secara kuantitas dan kualitas, gereja akan bertumbuh secara rohan dan secara jasmani, iman kita tidak tergoyahkan, kuncinya kita mau bersatu dengan yang lain, terang Pendeta Nababan. 

Kata Sambutan juga disampaikan Ketua Wilayah GPDI Rohul 1-Riau, yang pada intinya mengajak para Hamba Tuhan dan seluruh Jemaat yang hadir agar merenungkan dan melakukan firman yang telah disampaikan dalam kotbah. Juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh jemaat yang sudah hadir dari gerejanya masing-masing dan semua pihak yang turut berpartisipasi menyukseskan perayaan natal ini, pungkas Pendeta Manurung (mar)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!