Selasa, 21 Agustus 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Senin, 12 Maret 2018 | 18:31:49
BPBJ Rohul Desak SKPD Serahkan Dokumen Lelang
ASN dengan tekun mendengar arahan
Pasir Pengaraian (Mahardikanews) 
Bagian Pengadaan Barang/ Jasa (BPBJ) Setda Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar Rapat Evaluasi Persiapan Pengadaan Barang/ Jasa tahun 2018, Senin (12/3/2018) di lantai tiga Kantor Bupati. Dibuka Bupati Rohul diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setdakab Rohul Ir H Muhammad Ruslan MSi, diikuti para Kepala dan Bendahara Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) atau SKPD.

‎Dalam sambutannya, M Ruslan mengimbau seluruh OPD untuk segera menyerahkan dokumen Rencana Pelaksanaan Pengadaan (RPP) ke BPBJ Setdakab Rohul sebelum 16 Maret 2018 untuk segera dilelang.

Demikian juga bagi seluruh Satker yang menerima Bantuan Keuangan (Bankeu) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), sehingga dokumen RPP ditayangkan dan segera diproses lelang. "Batas waktunya disamakan dengan dana APBD (Rohul) Secepatnya, kalau bisa dalam minggu ini," tandasnya.

Sementara, Kepala BPBJ Setdakab Rohul, Samsul Kamar,‎ mengungkapkan paket bersumber dari APBD Rohul tahun anggaran 2018 ada 152 paket yang akan dilelang pada tahun ini, yang diperkirakan menyerap dana sekira Rp 275 miliar. 125 paket di antaranya akan diumumkan di triwulan pertama, mulai Januari hingga Maret 2018, sisa 27 paket lagi akan diumumkan di triwulan kedua mulai April-Juni 2018.

Baru 3 Satker yang sudah menyerahkan dokumen RPP, yaitu Setdakab, Disdikpora, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP). Paket yang sudah diumumkan oleh ketiga Satker baru 9 paket. Sesuai RUP (Rencana Umum Pengadaan) yang sudah diumumkan seharusnya ada 125 paket ‎yang ditayangkan sejak Januari sampai Maret. 9 paket yang sudah diumumkan adalah kegiatan rutin, spt makan minum di Disdikpora, pengadaan bahan bakar minyak dan jasa kebersihan‎.

Pada triwulan kedua, ada 27 paket yang akan diproses lelang, belum termasuk paket Bankeu dan DAK.  Untuk paket ini menunggu rincian Peraturan Bupati dari BPKA (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Rohul)," ungkapnya.

Samsul mengaku belum ada serapan anggaran. Keterlambatan lelang bukan disebabkan lambatnya OPD menyerahkan dokumen ke BPBJ Rohul, namun dikarenakan sebelumnya dilakukan otorisasi APBD Rohul yakni surat berlaku mundur dari Mendagri yang memerintahkan untuk dilakukan otorisasi‎ terhadap APBD tersebut.

Samsul menargetkan 125 paket kegiatan dari APBD Rohul sudah tayang dimulai Senin‎ 19 Maret 2018. Namun untuk penayangan tidak dilakukan sekaligus.

"Dari 125 paket itu mana Satker yang lebih dulu menyerahkan dokumen akan kita tayangkan, namun target di bulan Maret semuanya sudah ditayangkan," pungkas Samsul (mar)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!