Selasa, 23 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Daerah
Senin 30 Juli 2018 | 21:41:48
Advertorial Pemkab Rokan Hulu
‎Gubri Buka Rakor Dewan Pengurus Korpri se Provinsi Riau
Humas Pemkab Rokan Hulu

Gubri didampingi Bupati Rohul dan pejabat lainnya, membuka Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Dewan Pengurus Korpri se-Prov Riau, Senin 30-7-2018 di Convention Hall Islamic Centre Pasir Pengaraian


Pasir Pengaraian (Mahardikanews) Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) se Provinsi Riau, Senin (30/7) dibuka Gubernur Riau (Gubri), H Arsyadjuliandi Rachman di Convention Hall Islamic Centre Pasir Pengaraian. 

Rakor yang diikuti‎ pengurus Korpri dari 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau itu, mengangkat tema "Mewujudkan Pegawai Negeri Sipil yang Profesional dan Bermartabat". 
Hadir diantaranya, Sekjen Korpri Pusat, Bupati Rohul H Sukiman, Pj Sekda Rohul H Abdul Haris Lubis SSos MSi, Ketua Korpri Riau H Kasiarudin, Ketua Korpri kabupaten kota se-Riau, Ketua Badan Pengelola MAMIC Pasir PengarIan H Zulyadaini, serta para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Rohul.

Ketua Panitia Pelaksana, Kasiarudin mengatakan tujuan Rakor dan Konsolidasi Korpri se-Riau adalah untuk memperkuat kedudukan Korpri dalam kegiatan dan program Korpri di kabupaten dan kota, serta menghimpun potensi Korpri yang digunakan untuk pembangunan usaha, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan korp jiwa Korpri.

Juga bertujuan mengoptimalkan perlindungan hukum bagi Korpri yang melaksanakan tugas di seluruh daerah di Provinsi Riau. Hal ini menunjukan harapan dan keyakinan bahwa perlindungan hukum dimanapun pada dasarnya wajar dalam penguatan tugas, ungkapnya.

"Selama ini di Pemprov Riau sudah ada pendampingan hukum agar bekerja lebih baik ke depannya, baik itu pendampingan dari KPK maupun BPKP," tambahnya.

Kasiarudin menuturkan perubahan regulasi tentang Korpri tetap berpengaruh terhadap anggota maupun sekretariat, sebab saat ini Sekretariat Korpri sudah ditiadakan, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016. Tidak sedikit oknum anggota Korpri di Riau yang tersandung masalah hukum terhitung 2012 hingga 2017. 
Perlindungan hukum diberikan,  bukan karena oknum bersalah, namun sesuai kaca mata hukum, anggota yang bersalah perlu dibela dari sudut mata hukum.

Bupati Sukiman mengucapkan apresiasi kepada Pemprov dan Pengurus Korpri Riau, karena mempercayakan Rohul sebagai tuan rumah

Diharapkan Rakor dan Konsolidasi Korpri Riau ini sebagai momentum pengikat silaturrahmi, dan sebagai salah satu upaya mengimplementasikan panji Korpri, serta nilai-nilai terkandung dalam Panca Prasetya Korpri, yakni membangun kepribadian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berkompetensi.

Sedangkan Gubri dalam sambutannya mengatakan sesuai tema Rakor dan Konsolidasi Korpri Riau tahun ini, ASN yang profesional dan bermartabat diharapkan punya komitmen dalam menyelenggarakan pemerintah dengan berintegritas. Dengan demikian akan tercapai profesionalisme, dan punya ilmu pengetahun attitude (sikap) yang baik, sehingga pada setiap tugas tetap berpedoman terhadap peratuan dan pedoman berlaku.

Gubri mengaku Rakor dan Konsolidasi Korpri se-Riau sangat penting dan strategis. Diharapkan Korpri Riau mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan dan program ke depan, terang Gubri. (adv/humas)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!