Sabtu, 16 Desember 2017
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Ekonomi
Jumat, 13 Mei 2016 | 23:25:29
Gagal Edar, 14,8 Ton Bawang Merah Ilegal Asal India

Asahan, mahardikanews.com 
Polres Asahan menggagalkan penyelundupan 14,8 ton bawang merah ilegal asal India. Selain bawang merah, petugas juga mengamankan  1 unit truk Mitsubishi  BK 8096 CE, 1 unit mobil Kijang BK 1344 YH, 1 unit bus BK 7021 UD, 1 unit mobil Daihatsu Luxio BK 1577 KI, dan empat orang pengemudinya.

Wakapolres Asahan, AKP Dorma Purba mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat tentang adanya penyelundupan bawang merah. Mendapat informasi itu, petugas melakukan penyelidikan beberapa hari.

Pada tanggal 11 Maret 2016  kita menghentikan 1 unit truk  Mitsubishi  BK 8096 CE yang dikemudikan Dani  di Jalan Umum Simpang Suka Raja, Kecamatan Simpang Empat.

"Saat diperiksa ternyata kita menemukan 400 karung bawang tanpa dilengkapi dokumen. Bawang merah itu bibawa dari gudang GH di Jalan Suprapto Tanjung Balai atas perintah Tambunan. Rencananya bawang itu akan diantar ke Kisaran," kata Dorma, Jumat (13/5/2016).

Pada hari yang sama, petugas juga mengamankan 1 unit mobil Kijang BK 1344 YH yang dikemudikan Zulhijar Nasrul Dani  di Jalan Sudirman.

"Dari mobil itu kita menemukan 100 karung bawang merah asal India yang dibawa dari Tanjung Balai dan akan diantar ke Pasar Simalingkar Medan," ujarnya.

Pada tanggal 12 Mei 2016, petugas juga mengamankan 1 unit mobil bus BK 7021 UD yang dikemudikan Bintang Simanjuntak di Jalan
di Jalinsum, Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.

"Dari mobil tersebut kita mengamankan 100 karung bawang merah asal India. Dari pengakuannya bawang itu akan dibawa ke Medan," jelasnya.

Di hari yang sama, petugas juga mengamankan 1 unit mobil Daihatsu Luxio BK 1577 KI yang dikemudikan Ridho Siahaan.

Mobil yang memuat 100 karung bawang tersebut diamankan di Jalinsum, Simpang Pos Katarina Kisaran.

"Bawang itu dibawa dari Tanjung Balai dan akan di edarkan di Kota Medan," ujarnya.

Saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan kepada keempat pengemudi tersebut.

"Perkara ini akan segera kita limpahkan ke stasiun Katarina Pertanian Kelas I Tanjung Balai Asahan. Kita akan segera memanggil pemilik dari bawang merah ilegal asal india tersebut," katanya.
(TAp)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!