Selasa, 21 Agustus 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Ekonomi
Selasa, 24 Juli 2018 | 17:32:45
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Bupati Rokan Hulu Harap Masyarakat Konsumsi Ubi Jagung dan Talas
Sukiman dan ‎Peni Herawati mencicipi makanan lokal berbahan baku Non beras dan Non Terigu, Senin (23/7/2018), di Gedung Darma Wanita Pasir Pengaraian.
Pasir Pengaraian
(MahardikaNews)
Bupati Rokan Hulu, H Sukiman, membuka kegiatan lomba cipta menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman, (B2SA) berbasis sumber daya lokal tingkat Kabupaten Rohul tahun 2018, di Gedung Darma Wanita, Pasir Pengaraian.

Dalam arahannya, Bupati Rohul Sukiman meminta ke seluruh peserta lomba cipta menu B2SA agar tidak hanya menjadikan kegiatan sekedar seremonial belaka, namun harus benar-benar diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

"Bila cuma seremonial saja, acara ini tentunya tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Jadi saya harap perlombaan ini benar-benar diterapkan ditengah masyarakat, agar tidak selalu menjadikan beras atau nasi sebagai bahan dasar pangan", ujar Sukimab, Senin (23/7/2018), di Gedung Darma Wanita, Pasir Pengaraian.

Ia juga meminta kepada para kaum ibu PKK yang menjadi peserta lomba cipta menu untuk bisa mempromosikan dan mendorong masyarakat untuk mengonsumsi makanan-makanan lokal seperti non beras dan non tepung terigu.

‎"Mari bersama kita memberikan tingkat pemahaman terhadap masyarakat, bahwa yang makan ubi, jagung dan talas bukanlah orang miskin, namun memang makanan sebagai pengganti nasi yang sangat baik untuk tubuh kita", ucapnya.

Semua makanan yang disajikan para peserta mulai dari penampilan dan rasa, menurut Sukiman nikmat. Dirinya memang sangat berharap makanan-makanan non beras dan non tepung terigu tersebut dapat disajikan setiap hari.

"Yang jelas makanan harus seimbang, agar generasi kita bisa tumbuh sehat dan maksimal. Saya yakin bila masyarakat Rohul menerapkan makanan seperti ini, pasti gerasi muda dan masyarakat akan sehat dan kuat", turup Sukiman.

Hal senada, Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj Peni Herawati, menilai perlombaan cipta menu bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan makanan-makanan lokal yang B2SA berbasis sumber daya lokal.

Perlombaan tersebut, Kata Peni, juga bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai bahan pokok dan mendorong penggunaan pangan lokal. Ia berharap, makanan pokok lokal yang belum terangkat seperti makanan karbohidrat berbahan dasar non beras dapat dikenal sekaligus dikembangkan masyarakat.

"Di perlombaan ini, Kita harapkan ibu-ibu bisa lebih kreatif lagi untuk menyajikan menu-menu makanan yang berbeda terbuat dari bahan non beras ini", harapnya.

Diakhir Acara, Bupati Sukiman bersama ‎Hj Peni Herawati mencicipi dan mencobai makanan-makanan lokal yang berbahan baku non beras dan non terigu yang disajikan oleh para ibu-ibu dari setiap kecamatan. 

Lomba cipta menu tersebut juga tampak dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Sri Hardono, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Mubrizal, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Syahruddin, serta para Camat se-Kabupaten Rohul.*adv/hms
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!