Sabtu, 15 Desember 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Ekonomi
Jumat, 16 November 2018 | 22:31:34
Pangkalan Harus Jaga Stabilitas Harga Jual LPG Sesuai HET
MAHARDIKANEWS TIM
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hulu, Drs Sariaman.
Pasir Pengaraian
(mahardikanews)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hulu, Drs Sariaman, menegaskan kepada para penjual Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram tingkat Pengecer, hanya dapat menaikkan harga sedikit dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Kita memberi batasan harga jual LPG berat 3 Kg untuk tingkat pengecer minimal Rp1.000 dan maksimal Rp3.000. Jika di pangkalan harga LPG Melon Rp21 ribu, pengecer harus jual Rp22 ribu sampai Rp24 ribu", jelas Drs Sariaman, Jumat (16/11/2018), di Pasir Pengaraian.

Kepada pihak pengelola pangkalan di seluruh Kecamatan, Sariaman menyatakan, sudah sepakat atas larangan untuk menyalurkan LPG di luar wilayahnya. Ia mengaku, pernah duduk bersama 144 Pengelola pangkalan yang tersebar di 16 Kecamatan se- Rokan Hulu untuk membahas pendistribusian dan penyaluran LPG 3 Kg kepada masyarakat.

Disaat itu, Pihaknya menekankan kepada ratusan pangkalan LPG tidak menjual diatas HET dan mematuhi aturan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu tentang larangan pendistribusian dari pangkalan menjual ke pengecer diluar wilayah pemasarannya.

Pada pertemuan itu, Sariaman mengutarakan, tentang telah dibentuknya sebuah wadah pangkalan tabung LPG 3 Kg bernama Asosiasi Elpiji Tabung 3 Kg Rokan Hulu. Tujuannya, untuk memudahkan komunikasi dan konsultasi antara Pangkalan dengan pihak Dinas dalam mengatasi persoalan dilapangan.

Ia meminta, seluruh pangkalan yang berada di Rokan Hulu harus komitmen dengan HET yang telah ditetapkan. Dengan ketentuan, jika Pangkalan menyalurkan kepada Pengecer, harga jualnya harus tetap dikendalikan oleh Pangkalan.

Untuk kuota LPG 3 Kg di Rokan Hulu, Sariaman menyebutkan, kuota yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu dalam 2 tahun terakhir berjumlah 240 ribu tabung per bulan.

Ia menghimbau, kepada Keluarga mampu dan pengusaha Rumah Makan, Restoran dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Rokan Hulu tidak menggunakan LPG tabung 3 Kg, karena gas tersebut hanya diperuntukan terhadap masyarakat yang kurang mampu.

Mantan Sekretaris DPRD Rokan Hulu itu menambahkan, dalam menghadapi akhir tahun 2018, penyaluran LPG 3 Kg diperlukan pengawasan yang ekstra untuk menghindari kelangkaan. Apalagi, Terangnya, menjelang perayaan Keagamaan hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mendatang.

"Seluruh Pangkalan harus menjaga stabilitas harga jual LPG sesuai HET yang telah ditetapkan, terutama menjelang perayaan hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mendatang", tandas Kepala Disperindag Rokan Hulu, Sariaman.*amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!