Sabtu, 15 Desember 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Ekonomi
Kamis, 29 November 2018 | 11:07:39
Diskoperindag Pelalawan Awasi Ketat Pendistribusian LPG 3 Kg
MAHARDIKANEWS TIM
Sekretaris Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pelalawan, Ramlan Rauf/ TOMAN. S

Pangkalan Kerinci

(mahardikanews)

Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pelalawan mengaku akan mengawasai secara selektif seluruh pangkalan dalam pendistribusian Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram.

Sekretaris Diskoperindag, Ramlan Rauf, menyatakan dalam pengawasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan hanya menentukan peredaran dari pangkalan ke masyarakat. Jika sudah di tingkat pengecer atau warung, Pihaknya mengaku tidak bisa mengawasi atau menindak tegas penyaluran dan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg.

"Harus berdasarkan penetapan Bupati. Pangkalan harus menjual LPG 3 Kg Rp18 ribu sesuai HET. Jika melebihi harga dari pangkalan, baru akan kami tindaklanjuti dan diberi sanksi. Namun jika warung atau pengecer kami tidak bisa beri sanksi, karena warung menjual dengan suka sama suka, walaupun itu Rp35.000", ucap Ramlan Rauf, di ruang kerjanya, Rabu (28/11/2018) siang.

Terhadap pelaporan, Ia memastikan masyarakat bisa memprotes atau menyanggah ke Diskoperindag Pelalawan untuk ditindaklanjuti jika dalam pendistribusian LPG 3 Kg pangkalan menjual diatas HET. Kemudian, apabila pasokan LPG 3 Kg kosong di pangkalan, warga dapat membeli di pangkalan lain.

Sebelumnya, warga meminta Pemkab Pelalawan melalui Diskoperindag melakukan pengawasan yang lebih ketat dan maksimal terhadap penyaluran LPG 3 Kg dari pangkalan ke masyarakat.

Warga menginginkan, transaksi LPG 3 Kg diatas HET tidak terjadi dan pendistribusian sesuai pengawasan dan penetapan dari Pemerintah, agar dugaan-dugaan terhadap oknum yang bermain tidak menjadi pertanyaan besar di tengah-tengah masyarakat.*toman. s

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!