Sabtu, 16 Desember 2017
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Rabu, 7 Juni 2017 | 19:20:10
Polres Rohul Musnahkan Ribuan Barang Bukti
Maruba Habeahan
Bupati, Kapolres, Kajari, mewakili Dandim 0313-KPR, (2, 1, 3, 4 dari kanan), saat melakukan pemusnahan barang bukti, Selasa 6-6-2017, di halaman Mapolres Rokan Hulu, Polda Riau
Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Berdasarkan surat PN Pasir Pengaraian, nomor 166/Pen.Pid/2017/PN.Prp, 24 Mei 2017 tentang penetapan persetujuan penyitaan, dan surat perintah perampasan/pemusnahan benda sitaan nomor SP.Sita/01/VI/2017/Reskrim, 5 Juni 2017, serta surat Kapolres Rokan Hulu nomor B/323/VI/Reskrim, 5 Juni 2017 tentang permohonan izin untuk memusnahkan barang bukti. Selasa (6/6), Polres Rokan Hulu (Rohul), Polda Riau musnahkan ribuan‎ barang bukti hasil pengungkapan operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) di halaman Mapolres setempat. Terdiri dari, minuman keras dari berbagai merek 1.176 botol, makanan/minuman kadaluarsa, barang tanpa cukai dan tanpa izin balai POM, 495 bungkus, petasan/mercon berbagai jenis 9.766 biji. 

Hadir antara lain, Bupati H Suparman SSos MSi, Kapolres AKBP Yusup Rahmanto SIK MH, Kajari Freddy Daniel Simanjuntak SH, para Perwira dan personel di jajaran Polres Rohul,‎ tokoh masyarakat, tokoh agama, dan undangan lainnya.

Kapolres menyebutkan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi K2YD tahap pertama dari 16 kecamatan, pada 10 Mei-14 Mei 2017 lalu. Pemusnahan tahap dua akan dilakukan saat Apel Gelar Pasukan Ramadaniah Siak 2017 mendatang, ungkapnya.

Hasil Ops K2YD yang masih proses penyidikan, perjudian 4 kasus dan tersangkanya 12 orang, pencurian dengan kekerasan (Curas), 1 kasus, tersangkanya 1 orang, pencurian dengan pemberatan (Curat), 3 kasus, tersangkanya 3 orang, pencurian sepeda motor (Curanmor), 1 kasus, tersangkanya 1 orang. Selain itu, terhadap balap liar pelakunya 9 orang telah dilakukan pembinaan, dan barang bukti 9 unit sepeda motor dilakukan pengecekan kelengkapannya, pungkas Kapolres. 

Sebelumnya digelar Rapat Koordinasi eksternal, dihadiri Bupati, Kapolres, Ketua PN, Kajari, mewakili Dandim dengan segenap komponen masyarakat. Rapat memutuskan, siap bersinergi untuk membasmi minuman keras di atas 0 persen. Sesuai rencana Bupati Rohul akan melakukan penertiban tempat maksiat melibatkan tim gabungan, seperti Polri, TNI, dan Satpol PP, terang Kapolres.

Bupati Rohul disela-sela acara pemusnahan, kepada wartawan semenegaskan, akan menutup seluruh tempat maksiat, terutama yang berada di Kecamatan Rambah yang merupakan ibukota Kabupaten yang dijuluki sebutan seribu suluk. Sebahagian besar tempat maksiat sudah tutup sebelum bulan suci Ramadan, dan setelah hari raya Idul Fitri tidak akan diperbolehkan lagi beroperasi, terang mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini. (mar)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!