Sabtu, 15 Desember 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Jumat, 23 Maret 2018 | 19:00:20
Polsek Tambusai Utara Ringkus Pelaku Pupuk Subsidi 160 Karung Berat 8 Ton Dari Sumut
HUMAS POLRES ROHUL
Ketiga Pelaku Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi di Markas Kepolisian Sektor Tambusai Utara
ROKAN HULU
(MahardikaNews)
Jajaran personil Kepolisian Sektor (Polsek) Tambusai Utara, Resor Rokan Hulu (Rohul) mengamankan penyalahgunaan pupuk bersubsidi di KM 24 Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Rabu (21/3/2018) sekira pukul 06.30 wib.

Paur Humas Polres Rohul, Ipda Nanang Pujiono menuturkan, Selain mengamankan 160 karung seberat 8 ton pupuk subsidi merek Ponska Tanpa Dokumen, Polisi juga membekuk 3 (tiga) pelaku yakni, ROF (25) selaku supir warga Dusun V Disilo Tua, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, Sumut, SUP (27) kernet truk warga Dusun VII Sisilo Tua Setia Janji, Asahan, Sumut dan LEG (56), Warga Dusun Cindur Jaya Desa Mahato, Tambusai Utara, Rohul.

Lanjut Nanang Pujiono, Berawal pada hari Rabu (21/3/2018) sekira pukyl 05.30 wib, Kapolsek Tambusai Utara AKP Fauzi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di KM 24 Mahato terdapat aksi pembongkaran mobil bermuatan pupuk subsidi. Pupuk tersebut diangkut oleh kendaraan truck colt diesel chanter dengan Nopol BK 8146 VR dan dibongkar diladang warga milik Emil.

Kapolsek kemudian memerintahkan Kanit Reskrim dan Kanit Intel beserta anggota Polsek Tambusai Utara lainnya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Sesampainya di KM 24 Desa Mahato, Anggota Polsek Tambusai Utara menemukan kendaraan truk colt diesel chanter dengan Nomor Polisi BM 8146 VR sedang melakukan aktifitas membongkar pupuk Ponska.

Setelah mengintrogasi dan menanyakan  tentang dokumen pupuk kepada supir ROF, Supir kendaraan truck tidak dapat menunjukkan dokumen-dokumen pupuk yang dibawanya berjumlah 160 sak dengan berat 8 ton tersebut.

Informasi yang diperoleh dari supir truck ROF, Pupuk yang dibawanya berasal dari UD. Gultom Sesa Air Ginting Asahan, Sumut. ROF kemudian mengaku telah disuruh untuk menjumpai Leo Ginting dan selanjutnya akan mengarahkan pupuk tanpa dokumen tersebut kerumah gudang dari pemesan untuk pemupukan di kebun sawit milik Emil.

Mendengar alasan singkat ROF, Polisi akhirnya mengamankan ketiga pelaku dan barang bukti pupuk itu, Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP A/23/III/2018/Riau/Res Rohul/Sek Tambut 21 Maret 2018, dibawa ke Mapolsek Tambusai Utara guna penyidikan lebih lanjut.

"Saat ini tiga terlapor dan barang bukti pupuk subsidi berikut mobilnya sudah diamankan di Mapolsek Tambusai Utara untuk penyidikan lebih lanjut", tandas  Nanang Pujiono, Kamis (22/3/2018) malam.*amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!