Selasa, 23 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Kamis, 19 Juli 2018 | 16:36:23
DLH Rohul Hanya Beri Teguran Tertulis Pada PKS PTPN V Sei Rokan
Salah seorang warga Rokan Hulu, Acce Nauli Harahap, saat meninjau dugaan limbah PKS PTPN V Sei Rokan cemari sungai/ video screenshot
PAGARAN TAPAH
(MahardikaNews)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu menyatakan sudah mengambil sample air limbah dan memberikan teguran tertulis kepada manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Perkebunan Nusantara V (Persero) Sei Rokan.

Kepala DLH Rohul Hen Irfan, melalui Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Afrizal, menuturkan teguran dan pengambilan sample PKS PTPN V Sei Rokan, karena perusahaan diduga telah membuang limbah ke aliran anak sungai hingga sungai besar di Desa Pagaran Tapah, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Rokan Hulu, Riau.

"Kita sudah turun Rabu (18/7) semalam, kita sudah ambil sample air limbah Pabrik dan Sungai, serta memberikan teguran tertulis kepada pihak perusahaan", ucap Afrizal, Kamis (19/7/2018) pagi.

Sample yang diambil Terang Afrizal, selanjutnya akan di uji pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) laboratorium untuk mengetahui kenetralan baku mutu air. Dikatakannya, Pengambilan sample air limbah PKS PTPN V Sei Rokan dilakukan untuk mengetahui apakah air pada aliran sungai-sungai itu terindikasi pencemaran limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau B3.

"Sample masih diperiksa di UPT dan akan diketahui hasilnya 14 hari ke depan, terhitung setelah melakukan infeksi mendadak, agar diketahui ada tidaknya bukti otentik limbah B3", sebutnya.

Sedangkan teguran tertulis berupa penetralan air sungai dan air parit disekitaran perusahaan yang diserahkan Tim DLH Rohul, Jelas Afrizal, akan ditunggu selama 7 (tujuh) hari kedepan. Jika tidak diindahkan, pihak DLH menegaskan akan melakukan pembekuan izin perusahaan.

Pihak perusahaan, kata Afrizal, juga telah mengakui, limbah PKS PTPN V Sei Rokan yang diaplikasikan ke areal pertanaman kelapa sawit (Land Application) milik PTPN V memang sedang melimpah ke areal kebun milik masyarakat.

Sedangkan Kapolres Rohul, AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, menegaskan, pihak dari kepolisian pasca limbah PKS PTPN V Sei Rokan yang diduga mencemari anak sungai hingga sungai rokan besar, sudah melakukan proses penyelidikan atau lidik di sekitar perusahaan.*amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!