Rabu, 27 Maret 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Kamis, 10 Januari 2019 | 23:39:23
4 Tahun Tak Tuntas, Warga Langgam Akan Lapor Notaris Dugaan Penipuan
TOMAN. S
Seorang warga Langgam, saat memberi kuasa kepada pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Brata Jaya Riau, Kamis (10/1/2019).

Pelalawan 

(mahardikanews) 

Muslih warga Langgam, Kecamatan Langgam, Pelalawan, Riau, mengesalkan atas terkendala dan belum tuntasnya pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah miliknya yang tengah diurus selama beberapa tahun silam oleh seorang pejabat umum Notaris bernama Irvan Hoodrat Pane untuk pembuatan sertifikat.

Dengan rasa jenuh, Muslih kepada mahardikanews.com mengaku, meminta bantuan jasa kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Brata Jaya Riau untuk memastikan tentang pengurusan permohonan SKGR ke sertifikat yang dipercayakan terhadap Notaris Irvan.

Muslih menyatakan, hasil dari pihak LBH yang menkonfirmasi ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pelalawan, ternyata surat yang diterima BPN sejak 2 tahun lalu tidak dapat diproses karena Notaris Irvan belum menyelesaikan administrasi pengurusan surat. Padahal, Muslih mengaku, sudah memberikan biaya administrasi kepada Notaris tersebut.

Irvan Hoodrat Pane yang dikonfirmasi pihak LBH Brata Jaya membenarkan tentang hal itu dan berjanji secepatnya menyelesaikannya secara kekeluargaan dengan mengganti biaya administrasi yang sudah diterima dan mengembalikan dana sesuai jumlah yang telah diterimanya.

Akan tetapi, kata Muslih, sekitar berselang waktu 1 bulan, janji dari Notaris Irvan belum juga terlaksana dan terealisasi sesuai kesepakatan bersama.

"Jadi saya bersama LBH Brata Jaya Riau kedepan akan mengambil langkah-langkah hukum yang dianggap perlu. Karena sudah diberikan waktu selama 1 bulan kepada pihak Notaris tetapi terkesan diabaikan. Mungkin hari Senin ini kita buat laporan ke Polres, dengan dugaan Penipuan sesuai pasal 378", tegasnya, Kamis (10/1/2019).*(toman.s)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!