Rabu, 19 Juni 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Minggu, 13 Januari 2019 | 11:36:24
LBH Brata Jaya Riau Tuntas Bela Warga Langgam
TOMAN S.
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Brata Jaya Riau, Resort Kabupaten Pelalawan, kantor cabang Pangkalan Kerinci.
Pelalawan 
(mahardikanews) 
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Brata Jaya Riau Resort Kabupaten Pelalawan, berhasil memberi bantuan dan pembelaan secara hukum terhadap seorang warga Langgam yang diduga ditipu bertahun-tahun oleh pejabat umum Notaris untuk peningkatan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) menjadi Sertifikat.

"Kita komitmen dan siap memberikan bantuan dan pembelaan hukum kepada masyarakat maupun pada warga yang tidak mampu, supaya masyakat dapat merasakan supermasi hukum", kata ketua LBH Brata Jaya Riau, Safli M Nuh SH, Minggu (13/1/2019), di kantor cabang Pangkalan Kerinci.

Safli menyatakan, serius dan tidak mundur satu langkahpun demi menjaga kepercayaan masyarakat dalam perkara kasus yang ditanganinya. Terbukti hanya sekira 1 bulan, Muslih warga Langgam, terangnya sudah menikmati hasil pembelaan hukum dari LBH Brata Jaya Riau karena SKPT kini sudah berada ditangannya, Sabtu (12/1) lalu.

"LBH Brata Jaya Riau milik kita bersama, sehingga pembelaan akan maju terus pantang mundur membela kebenaran dan pantang mundur demi keadilan. Kemudian  penyelesaian antara Muslih dengan pihak Notaris juga sudah terselesaikan dengan baik tanpa ada tekanan dari pihak manapun", ujar Safli.

Dia menegaskan, keberadaan Lembaga tidak memandang kondisi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi, strata dan sosial. Pihaknya akan siap melakukan pembelaan hukum terhadap siapapun masyarakat yang datang untuk dibela dan membutuhkan LBH Brata Jaya Riau.

Sebelumnya, Muslih warga Langgam, Kecamatan Langgam, menyambangi kantor LBH Brata Jaya Riau untuk meminta bantuan hukum tentang dugaan kasus penipuan oleh seorang Notaris bernama Irvan Hoodrat Pane yang dipercayakan untuk pengurusan SKPT menjadi sertifikat.

Namun dalam jangka waktu lebih kurang 5 tahun, pengurusan dokumen-dokumen sertifikat tak kunjung tuntas dan belum membuahkan hasil dengan seluruh biaya administrasi yang telah diberikan sepenuhnya kepada Notaris tersebut.*(toman s)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!