Rabu, 11 Desember 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Jumat, 12 April 2019 | 21:54:18
KONFERENSI Pers! Polres Rohul Ungkap 5 Pelaku Curas Janda di Rambah Samo
MAHARDIKANEWS TIM
Wakapolres Rokan Hulu Kompol Willy Kartamanah, menggelar konferensi pers, Kamis (11/4/2019) sore, di Mapolres Jalan Diponegoro, Pasir Pengaraian.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu mengadakan konferensi pers, Kamis (11/4/2019) sore, atas terungkapnya 5 (lima) Pelaku tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang menewaskan seorang janda Ramayani (36 tahun) di Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua diwakili Waka Polres Kompol Willy Kartamanah, mengatakan ke- 5 pelaku dihadirkan di konferensi pers tersebut. Terlihat kaki 2 dari 5 pelaku dibalut kain kasa karena terpaksa ditembak Polisi atas perlawanan saat ingin ditangkap petugas.

Wakapolres Rohul Kompol Willy, memaparkan dugaan tindak pidana Curas atau perampokan terjadi pada Jumat (29/4/2019) sekitar 04.00 WIB.

Tim gabungan Polres Rohul dan tim Reskrim Polsek Rambah Samo yang mendapat informasi dan olah TKP langsung menyita sejumlah barang bukti, termasuk sebuah selongsong peluru kaliber 32 dan lakban berwarna hitam yang dipakai untuk menyekap anak korban.

Dari pengembangan, kata Kompol Willy, 5 April 2019 lalu,‎ tim gabungan mendapatkan informasi identitas pelaku utama sekaligus sebagai otak pelaku berinisial Fr alias Bawok alias BW, warga asal Kabupaten Aceh Timur yang tengah berada di daerah Palas, Kota Pekanbaru.

"Lalu tim gabungan langsung bergerak menangkap saudara BW. Dari hasil interogasi awal, ternyata ini berkembang", jelasnya.

Hasil introgasi tersangka BW, Polisi kembali berhasil menangkap 4 pelaku lainnya, yakni selaku eksekutor inisial Hrt alias Ari warga Aceh Timur, Ant alias Anton selaku pemilik Senpi, Asr alias Ari selaku penghubung dan Fj alias Fajar warga Mandau Bengkalis.

Juga Polisi melakukan pengembangan, khususnya mengenai senjata diduga senjata api (Senpi) jenis pistol pabrikan milik Ant alias Anton yang diduga digunakan eksekutor pelaku Hrt alias Ari menghabisi nyawa janda beranak 3.

Pengembangan, tim berhasil menangkap lelaki di Duri Bengkalis yang diduga anggota komplotan Curas lintas Provinsi, yakni selaku perantara inisial Asr alias Ari, antara BW sebagai otak pelaku dengan Anton selaku pemilik Senpi‎ inisial Ant.

"Kemudian dikembangkan lagi bagaimana motif dan cara pelaku melakukan tindakan keji itu karena pelaku mengambil barang berharga berupa kalung emas (4 gram) dan HP (jenis senter)", ujar Waka Polres.

Pengakuan dari ke- 4 pelaku, pihaknya menggunakan sebo masuk ke rumah korban melalui jendela‎, untuk melakukan pencurian. Namun, aksi pelaku diketahui dan korban berteriak minta tolong.

Karena panik, seorang pelaku menembak kepala bagian kanan korban Ramayani hingga terkapar. Lalu dua anak korban yang ada di dalam disekap pakai lakban, namun seorang anak laki-laki korban lagi berhasil kabur ke rumah keluarganya yang tidak jauh dari TKP untuk meminta bantuan.

"Dari modus operandi masih kita kembangkan‎, pada intinya pelaku ini yang melaksanakan baik otak pelaku dan eksekutor bekerja berdua. Diduga masih spontan, tapi masih kita kembangkan", ucap Kompol Willy.

Polisi juga berhasil menyita Senpi jenis pistol pabrikan semi otomatis dari Ceko milik Ant alias Paklek. Polisi juga menyita sebo, baju dan celana para pelaku dan barang bukti lainnya.

Untuk motif para pelaku, Waka Polres menilai memang murni perampokan. Sebab dari fakta barang bukti yang diamankan, para pelaku hanya membawa kabur kalung emas korban, serta Hp korban yang nilainya tidak begitu besar.

"Untuk sementara ini kita masih mengembangkannya, dugaan sementara Curas", ujar Wakapolres.

Dari berbagai informasi masyarakat, diduga korban selama ini bekerja sebagai pemasok bahan bakar minyak atau BBM untuk operasional kendaraan milik PT Waskita perusahaan milik BUMN, yang tengah melaksanakan proyek jaringan Irigasi di kawasan Desa Sukamaju Kecamatan Rambah Samo.*(mnc/amb)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!