Sabtu, 20 Juli 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Kamis, 11 Juli 2019 | 23:08:51
Suruh Orang Panen Sawit, Warga Pasir Pandak Kepenuhan Dibekuk
MAHARDIKANEWS TIM
Pelaku inisial MK (40 tahun) dan barang bukti TBS tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di Jalan Baru PT EMA.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Personil anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kepenuhan mengamankan seorang Laki-laki diduga pelaku melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat).

Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Ipda Feri Fadli, mendata pria yang dibekuk anggota Kepolisian tersebut berinisial MK (40 tahun) warga Pasir Pandak Desa Kepenuhan Timur Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Pelaku MK dibekuk anggota Polsek Kepenuhan dengan tuduhan Curat atau menyuruh orang melakukan dan ikut serta mencuri tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di kebun milik Mukhlis (46) selaku Korban warga Sei Emas Desa Kepenuhan Barat Kecamatan Kepenuhan.

Ipda Feri mengatakan dugaan Curat yang dilakukan MK terjadi pada Senin (8/7) sekira pukul 16.00 WIB lalu. Saat itu korban Mukhlis pergi ke kebun sawitnya yang berlokasi di Jalan Baru PT Eluan Mahkota (EMA) Desa Kepenuhan Hilir Kecamatan Kepenuhan, bersama Saksi I bernama Ahmad Taher (46).

Setelah ‎sampai di kebun, korban dan saksi I terkejut melihat 3 laki-laki orang tidak dikenal (OTK) sedang memanen TBS kelapa sawit di lahan miliknya. Spontan Mukhlis menghubungi H M Razif (60) saksi II untuk melaporkan dugaan pencurian ke Polsek Kepenuhan.

Selanjutnya personil Kepolisian didampingi saksi II menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berjumpa dengan korban dan saksi I. Polisi bersama korban serta 2 saksi lalu mendatangi 3 laki-laki OTK yang memanen buah kelapa sawit di TKP sekitaran PT EMA.

Saat Polisi menanyakan identitas, ketiga laki-laki OTK mengaku bernama Hermanto, Ari Putra, dan Rohmansyah.‎ Panen sawit yang mereka lakukan diakui hanya sebagai tukang panen, karena disuruh oleh seorang pria berinisial MK. Jumlah berat TBS yang telah dipanen lebih kurang 5 ton.

Sembari diinterogasi Polisi, datang sebuah mobil pick up Mitsubishi L300 warna hitam yang dikendarai oleh Roki dan Rosi. Keduanya menyatakan akan mengangkut TBS yang dipanen dan membawanya kepada seorang bernama Slamet yang akan membeli TBS tersebut dari MK, namun spontan Mukhlis menegaskan bahwa sawit itu miliknya.

Setelah mengetahui kebenarannya, anggota Polsek Kepenuhan, Selasa (9/7) dini hari, kemudian melakukan penyelidikan dan diketahui terlapor MK sedang berada pada sebuah rumah di Desa Kasang Mungkal Kecamatan Bonai Darussalam.

Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril, selanjutnya memerintahkan anggotanya mengecek kebenaran informasi di Kasang Mungkal Bonai Darussalam. Setibanya di lokasi dan melihat terlapor, Polisi langsung melakukan penangkapan.

Hasil interogasi, pelaku mengakui ketiga tukang panen merupakan suruhannya, dan pria bernama Slamet yang akan membeli TBS kelapa sawit tersebut.

“Atas kejadian tersebut korban Mukhlis diperkirakan mengalami kerugian lebih kurang Rp4 juta. Sementara pelaku MK yang diringkus dibawa ke Polsek Kepenuhan untuk proses hukum lebih lanjut”, tandas Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Feri Fadli, Kamis (11/7/2019).*(mar)



Editor: H. A.
©2019 MAHARDIKANEWS
all rights reserved
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!