Jum'at, 22 November 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Hukum
Kamis, 31 Oktober 2019 | 10:57:04
Setelah Seminggu Buron, Polres Rohul Amankan Pelaku Pembunuh Juliana als Yuli Warga Desa Mahato Riau
Maruba Habeahan
Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting SIK (2 dari kiri), didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim dan Kapolsek Rambah (3, 1 dan 4 dari kiri) saat melakukan Konferensi Pers Rabu (30/10) di ruang depan Mapolres

Pasir Pengaraian (Mahardikanews.com) Atas hasil kerja keras tim gabungan dari Jatanras Polda Riau, Opsnal Polres Rokan Hulu (Rohul), Polsek Rambah, dan Bhabinkamtibmas. Rabu (30/10/2019) sekira pukul 10.00 WIB, berhasil menangkap dan mengamankan SN (25), pelaku pembunuh Juliana alias Yuli (35) biduan orgen tunggal warga Desa Mahato Kabupaten Rohul, Provinsi Riau. Ayah dari dua orang anak itu ditangkap dari sebuah rumah di Dusun Sungai Mondang, Desa Mondang Kumango, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rohul.

Sebelumnya polisi telah menyisir sejumlah lokasi yang diindikasi sebagai tempat pelarian pelaku, termasuk di daerah Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara.
Dalam proses penangkapan pelaku SN sempat melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri, sehingga dengan terpaksa dan terukur polisi melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki kanan pelaku.

Sedangkan barang-barang korban yang sempat dibawa pelaku juga turut diamankan, seperti sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa Nopol, handphone lengkap dengan charger‎, uang Rp90 ribu dalam tas korban.

Untuk sementara tersangka SN dikenakan pasal 338 jo pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Hal itu diungkapkan Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting SIK, saat Konferensi Pers di Mapolres, Rabu (30/10/2019) siang, didampingi Wakapolres Kompol Willy Kartamanah, Kasat Reskrim AKP Aslely Farida Turnip‎, Kapolsek Rambah IPTU P Simatupang, Paur Humas IPDA Feri Fadli, dan sejumlah perwira lainnya.

Menjawab pertanyaan wartawan Kapolres memaparkan,  motif dari pelaku ini adalah karena asmara‎, jadi pelaku ini menuntut korban untuk segera dinikahi, karena tidak ada kesepakatan sehingga korban dipukul atau dianiaya hingga tewas.

Peristiwanya Kamis (24/10/2019) pagi, mayat korban ditemukan warga dalam posisi telungkup dalam kandang ayam di sebuah kebun warga, Dusun Rimbo Hulim Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rohul. 

Pelaku SN alias Lidin alias Rudi (25) adalah petani asal‎ Desa Gunung Manaon Kecamatan Batang Lubuh Sutam, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara‎

Hasil olah TKP terungkap, Yuli merupakan korban pembunuhan, ada beberapa luka seperti bekas benda tumpul di tubuh korban.
Dari TKP, polisi mengamankan barang bukti berupa tiga pecahan batako, sandal korban, sisa makanan, pecahan botol, tas serta pakaian korban dan lainnya.

Kapolres menambahkan, korban Yuli dan pelaku SN awalnya berkenalan di media sosial (Medsos) Facebook sekira tiga bulan lalu. Pada Rabu (23/10/2019), keduanya bertemu di pondok di tengah kebun warga Desa Bangun Purba Barat.
Namun pada Kamis (24/10/2019) menjadi pertemuan terakhir bagi keduanya. Berawal cekcok mulut, pelaku tega mencekik dan menganiaya korban di dapur pondok, pakai batako dan botol hingga pecah. Korban yang sekarat diseret ke dalam kandang ayam yang tidak jauh lokasinya dari pondok. Dalam kandang ayam, pelaku kembali menganiaya pakai batako hingga korban meninggal dunia. (Mar) 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!