Rabu, 24 Januari 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Internasional
Senin, 24 Agustus 2015 | 16:40:19
Indonesia -El Salvador Kini Bebas Visa Diplomatik & Dinas

Mahardikanews.com - Pemerintah Indonesia dan El Salvador  menyepakati Perjanjian Bebas Visa pemegang paspor diplomatik dan dinas untuk lebih mendorong kerja sama kedua negara.  

Perjanjian tersebut ditandatangani Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi bersama Menteri Luar Negeri El Salvador, Hugo Roger Martinez Bonilla di San Jose, Kosta Rika di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Forum Kerjasama Asia Timur dan Amerika Latin (Forum for East Asia-Latin America Cooperation/FEALAC) (21/08).

Menlu RI yang memprioritaskan diplomasi ekonomi Indonesia dalam setiap fórum pertemuan, mengatakan penandatanganan akan mendorong saling kunjung kedua negara yang pada akhirnya dapat meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Sebelumnya sudah ditandatangani MOU Pembentukan Forum Konsultasi Bilateral RI-El Salvador pada tahun 2013. 

Menlu El Salvador menyatakan optimis terhadap masa depan hubungan bilateral kedua negara. El Salvador – Indonesia baru membuka hubungan diplomatik pada September 2011, dan dalam waktu empat tahun kedua negara telah memiliki dua perjanjian yang signifikan dalam mendorong peningkatan hubungan bilateral. "Saya yakin akan masa depan hubungan bilateral kedua negara semakin meningkat di berbagai bidang," ujar Menlu Hugo Martinez diberitakan Menlu RI. 

Kedua negara sepakat untuk mengadakan pertemuan konsultasi bilateral pertama pada akhir 2015 atau awal tahun 2016. Pertemuan ini akan membahas implementasi kerjasama bilateral dengan fokus pada peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan, perhubungan, pendidikan, penanggulangan kejahatan lintas dan penanggulangan bencana alam. 

El Salvador merupakan ekonomi terbesar ketiga di Amerika Tengah yang menerapkan kebijakan ekonomi terbuka untuk pasar luar negeri dan menggunakan dolar Amerika Serikat sebagai mata uang resmi. El Salvador menempati rangking ke-12 di Amerika Latin and peringkat ke-4 Amerika Tengah dalam Human Development Index.  

Trend perdagangan bilateral 2010-2014 meningkat sebesar 24% per tahun. Terjadi penurunan total perdagangan bilateral pada 2014 hanya mencapai US$ 12,25 juta, di bandingkan  tahun 2013 yang mencapai US$65,7 juta. 

Ekspor Utama Indonesia ke El Salvador: kertas, produk manufaktur, karet dan turunannya, kendaraan, produk kimia, kapas, kerajinan tangan, pewarna, sabun, alas kaki, produk elektronik dan alat listrik, mainan. Sedangkan impor RI: gula, tembakau, gum, benang. 

(FR)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!