Jum'at, 20 September 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Internasional
Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:32:16
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah : Apresiasi Petinggi TNI Yang Membentengi Enzo Zenz Allie Jadi Taruna Akmil
MAHARDIKANEWS TIM
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Fahri Hamzah/ J A M P A S
Jakarta (Mahardikanews) 
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fahri Hamzah mengapresiasi para petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang membentengi Enzo Zenz Allie (18 tahun) menjadi Taruna Akademi Militer (Akmil)

“Saya berterima kasih karena Enzo adalah Warga Negara Indonesia atau WNI berdarah Republik Prancis dengan seluruh haknya untuk menjadi mahasiswa Akademi Militer (Akmil). Dan karena kemampuannya termasuk bahasa asing, setelah dilakukan tes dia (Enzo) lulus”, ungkap Fahri Hamzah, melalui komunikasi WhatsApp Messenggver yang diterima wartawan, Rabu (14/8/2019).

Disebutkannya, bahwa Indonesia dengan demokrasi yang diterapkan serta Undang-Undang (UU) yang dibuat, dirancang untuk memiliki pikiran terbuka. Anak-anak bangsa seperti Enzo Zenz Allie dan anak-anak campuran lainnya merupakan masa depan.

Dunia kini menurutnya sedang dilengkapi oleh fasilitas komunikasi dan transportasi yang memungkinkan interaksi global terjadi secara massif, oleh sebab itu pemikiran atau ideologi harus terbuka.

“Pandangan pribadi dan pilihan politik orang bukan sebuah dosa di negeri ini atas kejadian masa lalu. Ada banyak yang bangga dengan ideologi komunis, toh jadi pejabat publik kata Fahri, seraya mengimbau agar Enzo diberi kesempatan menjadi generasi baru di negeri ini agar pemikiran lebih terbuka.

Inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) itu meminta semua pihak agar tidak rusak dengan konflik ideologi dan politik aliran yang selalu bermain belakang dalam politik formal. 

Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu juga menyatakan meskipun tidak mengenal Enzo, tetapi dirinya mengenali Clovis yang sama-sama berdarah campuran saat sebagai Ketua Panja UU Imigrasi UU nomor 6 tahun 2011. 

Melalui hasil rapat dengar pendapat Panja DPR RI tentang UU Kewarganegaraan disaat itu, UU memberikan pilihan kepada mereka setelah umur 18 tahun akan mau memilih menjadi WNI atau WNA. Karena tidak menganut kewarganegaraan ganda (dual citizenship), Enzo Zenz Allie dan Clovis telah memilih menjadi WNI. Hal itu dinilai merupakan suatu pilihan yang hebat.

“Takdir mengantarkan mereka menjadi anak dari pernikahan campuran warga negara. Bahkan juga berbeda agama, Clovis beragama Katolik dan Enzo Zenz Allie nampaknya beragama Islam. Enzo berpendidikan dasar di Perancis dan Clovis berpendidikan lanjutan disana. Keduanya WNA”, terang Fahri Hamzah

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Enzo Zenz Allie (18) pemuda berdarah Prancis merupakan 1 dari 346 calon taruna (catar) yang lolos dari 634 taruna dan taruni Akmil tahun 2019.

Sosok Enzo yang lahir dan besar di Paris ini menjadi perhatian Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Dihadapan Panglima TNI, Enzo pemuda berdarah campuran (ayah dari Prancis dan ibu orang Indonesia), mengutarakan niatnya menjadi prajurit Infanteri dan Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.

Enzo lahir dan besar di Paris. Setelah beranjak remaja berusia 13 tahun, keluarganya kembali ke Indonesia. Enzo memicu kontroversi karena dituding menjadi simpatisan ormas terlarang HTI.

Seorang netizen yang menelusuri akun Facebook-nya menemukan foto-foto Enzo berlatar belakang bendera HTI. Ibunya juga diduga kuat pendukung organisasi yang bercita-cita mendirikan khilafah di Indonesia. (Jampas)



Editor: H. A
©2019 MAHARDIKANEWS
all right reserved
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!