Selasa, 25 September 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Nasional
Selasa, 30 Desember 2014 | 17:14:02
Mendagri Surati Para Gubernur, Bupati/Walikota
Pelayanan e-KTP Tetap Dilanjutkan di Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia


Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo, telah membuat surat resmi bersifat segera, kepada seluruh Gubernur dan Bupati/Walikota yang di tembuskan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Propinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia,  ber Nomor : 471,13/7579/SJ, tanggal 19 Desember 2014, untuk melanjutkan pelayanan e-KTP (KTP-el)  oleh Kabupaten Kota seluruh Indonesia. Adapun Pelayanan yang dimaksud, meliputi perekaman, pencetakan dan pendistribusiannya dalam rangka melaksanakan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Drs Yusmar MSi kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/12). Lebih jauh disebutkan, Mendagri juga menggariskan, jika dalam pelaksanaan pelayanan e-KTP (KTP-el) maupun kegiatan administrasi kependudukan yang lain, seperti akta kelahiran, akta perkawinan, akta perceraian, akta kematian, kartu keluarga dan lain-lain, agar Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota melaksanakan koordinasi dengan Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kemendagri, melalui Koordinator Wilayah Kabupaten/Kota masing-masing, ungkapnya.
           
Menyinggung masalah pencantuman agama di KTP-el, sehingga sempat di perbincangkan di berbagai media, Mendagri menjelaskan pada surat sebelumnya Nomor : 471.1/6626/SJ, tanggal 18 November 2014, dimana Kemendagri tetap berpegang pada peraturan perundang-undangan, bahwa terdapat 6 (enam) agama sesuai pada pasal 64 ayat (5) UU No 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas UU No 23 tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan yang berbunyi “ elemen data penduduk tentang agama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi penduduk yang agamanya belum diakui sebagai agama berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan atau bagi penghayat kepercayaan tidak diisi, tetapi tetap dilayani dan di catat dalam database kependudukan” ungkap Yusmar.
           
Berkenaan dengan itu Disdukcapil Rohul, telah siap melayani masyarakat mulai hari ini untuk mendapatkan e-KTP (KTP-el) karena blangko fisik e-KTP (KTP-el)  telah  diterima pada tanggal 17 November 2014 sebanyak 3.192, kemudian melalui staf dukcapil jemput langsung ke Jakarta  tanggal 24 Desember 2014 sebanyak 3.648, sehingga  berjumlah 6.640 lembar blangko fisik e-KTP yang siap untuk dicetak. Sementara sampai saat ini yang telah kita cetak di Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Rokan Hulu baru 182 lembar e-KTP, sehingga bagi masyarakat yang telah melaksanakan perekaman sidik jari di Kecamatan-kecamatan, namun sampai saat ini belum menerima e-KTP ( KTP-el) dapat datang langsung ke Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil setiap hari kerja dengan membawa persyaratan yang telah di tentukan. Hal ini juga termasuk bagi yang telah menerima e-KTP (KTP-el) yang mengalami kerusakan, hilang atau perubahan domisili atau tempat tinggal, untuk dapat diganti dan tidak di pungut biaya alias gratis, terang mantan Kabag Humas Setdakab Rohul ini. (adv/maruba)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!