Rabu, 20 Juni 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Nasional
Jumat, 22 April 2016 | 20:09:21
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Darma Agung Medan
Sofyan Tan : Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan Pemersatu Bangsa

Medan, mahardikanews- Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dr Sofyan Tan mengatakan, pemahaman akan empat pilar kebangsaan sangat penting bagi generasi muda. Sebagai modal pemersatu di tengah perbedaan dan keberagaman yang menjadi komposisi negara ini. Generasi muda sebagai aset bangsa harus benar-benar memahami dan menerapkan empat pilar (Pancasila, Undang-Undang Dasar, Bhineka Tunggal Ika, NKRI) dalam sanubarinya.

Demikian disampaikan Politikus PDI Perjuangan ini usai memberikan kuliah umum dalam rangkaian sosialisasi empat pilar kebangsaan di gedung Hermina Centre komplek Kampus Universitas Darma Agung Medan, Selasa (19/4). "Sangat penting karena generasi muda harus tahu bahwa Pancasila itu satu ideologi yang harus kita pertahankan. Karena dengan berpegang terhadap empat pilar ini, negara ini tidak akan terkotak-kotak. Kita khawatir sekali dengan serangan dari berbagai budaya dari luar, liberalisme, kapitalisme dan sebagainya," ujarnya.

Sebaliknya, kalau generasi muda tidak diperkuat dengan empat pilar, maka negara ini akan terpecah-pecah. Salah satu yang dikhawatirkan itu radikalisme yang akan semakin meningkat. "Mengabaikan perbedana itu adalah musuh," katanya.

Menurut Sofyan, sejumlah sosialisasi yang telah dilakukan MPR baik di kalangan mahasiswa, organisasi masyarakat, maupun organisasi kepemudaan mendapat sambutan yang positif. Hal ini menjadi bentuk kesadaran bersama sebagai generasi yang menjadi pewaris bangsa ini.

"Kita harus akui, negara ini tetap utuh sampai saat ini karena empat pilar ini. Indonesia dengan keberagaman yang luar biasa dan hebat, tetap bisa bersau kokoh di empat pilar ini. Terdiri dari ribuan pulau, etnis budaya, bahasa dan yang lainnya tetap bersatu. Ini yang harus kita wariskan kepada generasi kita," kata anggota Komisi X DPR RI ini.

Sutarto yang juga sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa saat ini ada tiga ancaman terhadap empat pilar yang senantiasa merebak di tengah kehidupan berbangsa dan bertanah air. Diantaranya, pertama, merebaknya edeologi liberalisme, pragmatisme yang semakin merusak sendi-sendi gotongroyong dalam masyarakat. Kedua, berkembangnya cara berfikir dan sistem perpolitikan yang bersifat kalkulatif transaksional. Serta yang ketiga, meningkatnya gerakan ekstrim fundamentalis yang mengancam ideologi bangsa, kebhinnekaan dan integrasi bangsa.

Kegiatan yang diikuti seratusan mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas ini sebelumnya dibuka Rektor Dr Jaminuddin Marbun SH MHum. Ia menyatakan bahwa pihaknya sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut. "Sesuai dengan tantangan zaman, generasi muda memang harus dibenahi dengan pemahaman makna berbangsa dan bernegara," katanya mewakili Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung/ISTP Ny Sariaty PR Siregar Br Pardede.

Para mahasiswa pun berinteraksi dengan Sofyan Tan dan pembicara lainnya saat diberikan sesi tanya jawab yang dimoderatori Wahyudi.

(FR)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!