Senin, 17 Desember 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Nasional
Senin, 23 Juli 2018 | 19:29:28
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Sukiman Support TNI AU Bangun Pos Udara di Bandara Tuanku Tambusai
Sukiman foto bersama KASAU TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Gubri Arsyadjuliandi Rachman dan Kapolda Riau Irjen Pol Nandang, di Bandara Tuanku Tambusai 
Jumat (20/7/2018) sore.
Pasir Pengaraian
(MahardikaNews)
Pelaksanaan kegiatan latihan Jalak Sakti 2018 yang digelar TNI Angkatan Udara (AU) di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian, Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, akhirnya tuntas pada Jumat (20/7/2018) sore.

Sebelum memulai latihan, Bupati Rohul Sukiman didampingi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang, Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis, Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati, unsur Forkopimda melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Islamic Center.

Turut diikuti para personel TNI AU dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Pangkoops I TNI AU Marsekal Muda TNI Nanang Santoso, Ketua PIA Ardhya Garini Daerah Koops Ny. Lusi Nanang Santoso dan Danlanud Pekanbaru Marsma A.G.E Wicaksono.

KASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna, menyatakan Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian dijadikan lokasi latihan Jalak Sakti 2018 karena bandara itu termasuk dalam kategori yang cukup ideal dan strategis.

Selain itu, Kata Yuyu, Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian juga bukan hanya digunakan untuk penerbangan domestik sekali seminggu. Namun Bandara  juga dekat dengan Pangkalan Udara (Lanud) Pekanbaru Roesmin Nurjadin.

"Sayang bila tidak kita manfaatkan‎. Sementara disini dekat dengan Lanud Pekanbaru. Kemudian dekat bila dijangkau, tanpa harus mengeluarkan upaya yang paling besar. Bisa tiap hari ke sini", ucap Yuyu di Pasir Pengaraian.

Ia menuturkan, tujuan latihan perang rutin yang dilakukan TNI AU untuk menguji kemampuan personel dalam latihan puncak dengan sandi Angkasa Yuda yang akan dipusatkan di Jakarta.

Dari setiap latihan, Yuyu mengharapkan TNI AU dapat mengevaluasi hal yang perlu disempurnakan dengan perkembangan teknologi saat ini. Sebab, latihan dan atraksi yang dipertujukkan sejumlah personel bukan hanya sebagai hiburan, namun dapat menimbulkan kebanggaan masyarakat‎ terhadap TNI dan cinta terhadap Dirgantara.

Pada latihan Manuver Lapangan Jalak Sakti yang memiliki ukuran landasan pacu 1.300 x 23 meter itu menyertakan ribuan personel TNI AU, beberapa pesawat tempur, pesawat C130 Hercules, pesawat tanpa awak dan tiga helikopter.

TNI AU Personel, tampak menampilkan sejumlah atraksi dan pertunjukan seperti terjun payung, perebutan bandara udara dari tangan musuh, pembebasan‎ sandera, atraksi pesawat tempur dan diakhiri dengan penandatanganan kerjasama antara Bupati Rohul dengan TNI.

Untuk dijadikan lokasi latihan rutin TNI AU, Yuyu mengaku jadwal latihan nantinya ditentukan oleh Satuan Koops.‎ Namun Ia menyatakan TNI AU akan membangun Pos udara di Bandara Tuanku Tambusai. Menurutnya, setiap bandara perlu pengamanan, lokasi latihan dan pengembangan potensi Dirgantara.

"Kegiatan kita kemas, Koops 1 kerjasama dengan Kabupaten di sini (Rohul) untuk melaksanakan itu semua. Kedepan kita akan menaruh pos disini untuk mengamankan bandara, mengembangkan potensi Dirgantara dan bahan untuk latihan kita", ungkapnya.

Setelah pos didirikan, TNI AU, Terang Yuyu akan menempatkan personel di Bandara Tuanku Tambusai. Namun, Ia mengaku pihaknya masih melihat perkembangan.

"Kita masih melihat perkembangannya. Bila memang diperlukan, kita tempatkan di sini. Kita banyak pos-pos ya, di bawah Lanud kan ada pos, detasemen dan lainnya, Jadi belum diketahui kapan waktunya, sebab masih perlu koordinasi dengan Menteri Perhubungan dan DPR.‎ Yang jelas kita lihat perkembangan", ujarnya.

Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) TNI AU, Marsekal TNI Yuyu Sutisna menambahkan dengan wilayah udara dan geografis yang sangat luas, tentunya masih perlu pengembangan.‎

Walaupun demikian, Ia menginginkan pengembangan Dirgantara harus sesuai perencanaan dan tahapan. Sebab, TNI AU sendiri sudah melaksanakan pengembangan, pembangunan kekuatan sesuai dengan alokasi anggaran.

Semenatara, Bupati Rohul H Sukiman menyampaikan terima kasih kepada para TNI AU khususnya KASAU Marsekal TNI Yuyu, karena Bandara Tuanku Tambusai ditetapkan sebagai lokasi untuk Latihan Jalak Sakti 2018 dan nantinya akan membangun Pos udara di Bandara Tuanku Tambusai. Sebab Ia menilai bandara memang terbatas digunakan untuk latihan perang.

Bandara Tuanku Tambusai, Jelas Sukiman, sedikitnya sudah tiga kali dipakai untuk latihan perang personel TNI AU. Menurutnya, bandara dijadikan lokasi latihan militer dikarenakan baru digunakan untuk Penerbangan Domestik satu pekan sekali.‎

Kegiatan tersebut, Ia mengharapkan, dapat membangkitkan semangat dan minat generasi muda dalam memahami tentang Dirgantara atau ruang yang terdapat di sekeliling dan melingkupi bumi.*adv/hms
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!