Selasa, 22 Oktober 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Nasional
Jumat, 21 Juni 2019 | 21:03:00
‎Bila 2020 Belum Akreditasi, 4 Puskesmas Putus Kerjasama dengan BPJS
MAHARDIKANEWS TIM
Kepala Dinkes Kabupaten Rokan Hulu, dr. Bambang Triono.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu menargetkan sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terakreditasi.

“Rencana kita tahun ini semua Puskesmas sudah terakreditasi. Dari 21 Puskesmas yang tersebar di 16 Kecamatan, ada 4 (empat) Puskesmas lagi yang saat ini masih dalam proses sertifikasi, yakni Puskesmas Rambah Hilir II, Tandun II, Rokan IV Koto II, dan Puskesmas Tambusai Utara II”, sebut Kepala Dinkes Rokan Hulu dr Bambang Triyono, Jumat (21/6/2019), di Pasir Pengaraian.

Keempat Puskesmas yang tengah menjalani metode legalisasi itu terangnya, dilakukan secara berjenjang, mulai dari tahun 2016 lalu hingga tahun ini.

Sementara dari 17 Puskesmas yang sudah memiliki sertifikasi akreditasi, 8 Puskesmas diantaranya terakreditasi tingkat Dasar, dan 9 Puskesmas lainnya terakreditasi tingkat Madya.

Bambang menyatakan, Puskesmas diharuskan memperoleh lisensi akreditasi sebagai syarat wajib bagi fasilitas kesehatan (faskes) untuk bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan atau FKTL seperti yang berada di setiap rumah sakit.

Kewajiban itu sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 71 tahun 2013 tentang pelayanan kesehatan pada jaminan kesehatan Nasional. Kemudian di revisi menjadi Permenkes 99 tahun 2015 mengenai persyaratan sertifikasi akreditasi faskes bekerjasama dengan BPJS.

“Bila sampai tahun 2020 belum kantongi akreditasi, atau hingga akhir tahun 2019, maka 4 Puskesmas terancam pemutusan kerjasama dengan BPJS kesehatan. Doakan saja, Insya Allah akhir tahun 2019 ini proses akreditasi seluruh Puskesmas tuntas”, ujar Bambang.

Untuk seluruh Puskesmas yang sudah terakreditasi, tetap dihimbaunya untuk menjalankan dan menerapkan pelayanan sesuai prosedur, sebab setiap 3 tahun sekali akan dilakukan evaluasi atau penilaian. Jika tidak diterapkan, Puskesmas dapat mengalami penurunan peningkatan akreditasi.*(red/mnc)



  • Editor: H. A.
  • ©2019 MAHARDIKANEWS
  • all rights reserved
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!