Sabtu, 30 Agustus 2014
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Pendidikan
Kamis, 5 September 2013 | 05:58:01
Kepala SMP Negeri 44 Medan Darmawaty Tetap Tolak Mutasi Dirinya
www.dnaberita.com
Kepala Sekolah SMPN 44 Medan Darmawaty
MEDAN(MAHARDIKAnews): Kepala SMP Negeri 44 Medan Darmawaty menolak dimutasi dari jabatannya. Dinas Pendidikan (Disdik) Pemko Medan berencana akan kepala sekolah berprestasi tersebut.

Kepala Disdik Pemko Medan Parluhutan Hasibuan memaparkan, akibat penolakan mutasi itu, proses administrasi di SMPN 44 Medan dikhawatirkan terganggu, seperti pengucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), program sertifikasi, maupun program kesiswaan lain. Sebab, pejabat yang berwenang melakukan semua itu adalah Asmiati, sebagai kepala sekolah baru yang menggantikan Darmawaty.

“Sudah pasti terganggu, tapi mau bagaimana lagi. Kami akan membuat surat pemanggilan kepada Darmawaty untuk hadir dalam pertemuan membahas penolakan itu. Kami tunggu hasilnya nanti,” kata Parluhutan Hasibuan seusai rapat di Kantor Wali Kota Medan, Rabu 4 September 2013.

Menurut Parluhutan, Disdik Pemko Medan sudah berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan proses serah terima jabatan (sertijab) setelah mutasi yang mereka putuskan. Namun, hingga saat ini Darmawaty melakukan perlawanan kepada Disdik dengan tidak bersedia dimutasi.

“Kami hanya bertugas mengamankan surat keputusan (SK) ini saja, tetapi ternyata masih ada perlawanan. Jadi, kami serahkan persoalan ini ke Wali Kota Medan,” ucap Parluhutan. Diketahui, kasus ini bermula saat Tim Disdik Pemko Medan datang ke SMPN 44 Medan, akhir Mei lalu. Saat tim akan masuk untuk melakukan sertijab dari Darmawaty kepada Asmiati, mereka dihadang dengan cara mengunci pintu pagar sekolah.

Tidak hanya itu, para siswa ikut juga mendukung Darmawaty dengan berunjuk rasa untuk meminta para pejabat Disdik meninggalkan sekolah itu. Kondisi ini terus terjadi sampai saat ini, sehingga proses sertijab tidak bisa dilakukan. Bahkan, Darmaty mengadukan Kepala Disdik Pemko Medan Parluhutan Hasibuan dan aparaturnya ke kepolisian setempat dengan tuduhan penghinaan dan pemukulan. Sementara Kuasa Hukum Darmawaty, Hermansyah menyatakan, pihaknya menyambut baik rencana pemanggilan kliennya ke Pemko Medan.

Dengan begitu, Darmawaty bisa mempertanyakan lebih lanjut penyebab dia dimutasi. Sebelumnya, Darmawaty sudah berkali-kali ke Pemko Medan meminta penjelasan. Namun, dia tidak mendapatkan penjelasan. Bahkan, dia mengirimkan surat kepada Pemko Medan dua kali untuk mempertanyakan hal tersebut, termasuk mekanisme penetapan dan pemilihan kepala sekolah. Tapi, hingga saat ini belum ada juga jawaban yang jelas.

“Klien kami mempertanyakan alasan dia dimutasi karena secara pribadi dia berprestasi. Sebab, sebulan sebelumnya dia terpilih sebagai kepala sekolah berprestasi. Selain itu, siswa dan ruangan bertambah sejak dia kelola.,” paparnya.

Sekdako Medan Syaiful Bahri menyampaikan, belum ada laporan tertulis yang masuk ke Pemko Medan terkait penolakan mutasi Kepala SMPN 44 Medan. Dia hanya mendapatkan laporan lisan. “Kalau ada laporan akan segera kami tindak lanjuti,” ucapnya.(R3)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!