Jum'at, 20 Juli 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Pendidikan
Sabtu, 19 September 2015 | 08:23:33
Wujudkan Medan Smart City Melalui Karya Tulis Ilmiah

Medan, mahardikanews.com - Kota Medan saat ini menghadapi banyak permasalahan perkotaan seperti banjir, terjadinya kemacetan, meningkatnya polusi, berkurangnya ruang publik, masalah persampahan dan lain sebagainya. Konsep smart city dapat dipergunakan sebagai solusi dalam mengatasi kemacetan, sampah berserakan maupun pemantau kondisi lingkungan di suatu tempat.

                

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Setdakot Medan, Drs Hasan Basri MM pada acara Presentasi Lomba Karya Ilmiah dalam rangka Hari Kebangkitan nasional 2015 di Balai Kota Medan, Kamis (17/9).

                 

Menurut Hasan, sebagai salah satu contoh konsep smart city dapat dipergunakan mengurai kemacetan.  Pada saat kenderaan dalam keadaan merayap di jalanan, ada sensor di lampu lalu-lintas  yang nantinya akan memindai keadaan lalu-lintas sehingga membuat lampu hijau lebih lama untuk jalur yang merayap.

                

Selain itu tambah Hasan lagi, smart city juga dapat dipergunakan untuk kawasan yang dipenuhi sampah. Jika sensor ditempatkan di lokasi yang banyak sampah, maka sensor langsung dapat membacanya. Selanjutnya datanglah alat pembersih untuk membersihkan kawasan yang dipenuhi sampah berserakan tersebut.

                

“Sebuah kota dengan dukungan teknologi pintar dalam menunjang aktifitas sehari-hari, tentunya akan semakin memudahkan. Meski demikian harus didukung pola pikir masyarakat yang cerdas , seperti tidak membuang sampah sembarangan, tiadak merusak ruang publik maupun hal-hal lain yang sifatnya negatif,” kata Hasan.

                

Untuk menumbuhkan konsep smart city inilah bilang Hasan, Baltibang Setdakot Medan menggelar lomba karya tulis ilmiah. Tujuannya untuk menumbuhkan dan mengembangkan inovasi maupun kreatifitas putra/putri  bangsa Indonesia, khususnya Kota medan dalam membuat karya tulis ilmiah guna mendukung kemajuan pembangunan Kota Medan.

                

Apalagi ungkap Hasan, minta menulis karya tulis ilmiah sangat rendah dan merupakan hal yang sulit bagi beberapa kalangan, seperti pelajar, mahasiswa dan pegawai di lingkungan Pemko Medan sendiri. Salah satu penyebabnya kurangnya minat membaca, padahal dengan membaca jendela dunia akan terbuka lebar. Kemudian pola piker akan berkembang dan timbul rasa tahu, sehingga muncul ide-ide yang bisa dituangkan dalam karya tulis ilmiah.

                

Atas dasar itulah melalui lomba karya tulis ilmiah yang akan dipresentasikan ini, mantan Kadis pendidikan Kota Medan itu berharap agar para peserta pelajar dan mahasiswa dapat m,embangkitkan kebiasaan menulis dan penyaluran aspirasi agar dapat melahirkan generasi muda yang inspiratif, kreatif dan inovatif.

                

“Sedangkan untuk peserta umum, saya juga mengharapkan agar kebiasaan menulis ini dapat ditularkan kepada orang-orang di sekelilingnya. Dengan demikian masyarakat kita akan semakin cerdas, sehingga upaya untuk mengembangkan konsep smart city dapat terwujud,” harapnya.

                

Dijelaskan Hasan, lomba karya tulis ilmiah ini diikuti 57 orang peserta yang berasal dari pelajar sebanyak 13 orang, mahasiswa (24 orang) dan umum (20 orang). Tema yang yang diangkat dalam tulisan, “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Dalam Mewujudkan Medan Sebagai Kota Cerdas (Smart City)”.

                

Sebagai dewan juri, Hasan mengundang Dr Azhar Umar M.Pd (Universitas Negeri Medan), Dr Eng Indra (Univesitas  Sumatera            Utara) dan Dra Hj lailan Safina Hasibuan MSi (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara).

                

Setelah dilakukan seleksi terhadap tulisan yang masuk, dewan juri selanjutnya menetapkan 15 peserta yang masuk 15 besar. Selanjutnya para peserta melakukan presentasi dihadapan ketiga dewan juri. Berdasarkan presentasi yang dilakukan, dewan juri akhirnya memutuskan para pemenang karya tulis ilmiah tersebut.

                

Adapun pemenangnya  untuk katergori umum, juara pertama diraih Nur’afifah Hasbih Nasution (Dosen UIN & Universitas Potensin Utama) judul Jalanku Go.Id, Aplikasi Perbaikan jalan menuju Medan Smart City, juara kedua Koko Tampubolon SP (Penyuluh Pertanian) judul Potensi tanaman Akar Wangi Dalam Fitoremediasi Logam berat Untuk Mewujudkan Medan Cerdas, sedangkan juara ketiga Agus oloan Naibaho (Guru SMAN 3 Medan) judul Pemanfaatan Destilasi Air Minum Tenaga Surya Sebagai Sumber Air Bersih Alternatif Menuju Medan  Kota cerdas.

                

Di kategori mahasisa, juara pertama M. Fachri Zahjari (ITM) judul Atatis  Prototype Gerakan Hemat Listrik Dalam Mewujudkan Medan Smart City, Roberto Andio Haloho (STMIK Tri Guna Dharma) judul Smart Trafficc Light Using Tsukamoto Methode sebagi juara kedua dan Hasnatul Dina (USU) judul Melalui Inovasi Teknologio Medan Command Center Sebagai Upaya Strategis Mewujudkan Medan Smart City.

                

Sedangkan untuk kategori pelajar, juara pertama Andiva Liesty Amelia (SMA Harapan 1) judul Penerapan Medan City History Berbasis Android Menuju Kota Cerdas, juara kedua Faisal Rais (SMAN 15 Medan) judul Membangun Kawasan Mantragi Untuk Mewujudkan Kota Medan Sebagai Kota Cerdas dan fadillah Hamid D (MAN Laboratorium UIN) judul Inovasi Pemanfaatan Potensi pekarangan Rumah Sebagai Bank Sayur Organik Menggunakan Metode Tanam Vertikultur Di Kota Medan.


(FR)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!