Sabtu, 16 Desember 2017
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Pendidikan
Sabtu, 16 September 2017 | 23:18:23
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Asisten II Ekbang Buka Diklat dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang
HUMAS SETDA ROKAN HULU
Asisten II Ekbang dan Kesra Setdakab Rohul, memasangkan tanda peserta secara simbolis, pada pembukaan Diklat dan Sertifikasi pengadaan barang-jasa pemerintah, Senin 11-9-2017 di Pasir Pengaraian
Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan (Ekbang dan Kesra) Setdakab Rokan Hulu (Rohul), Ir Muhammad Ruslan MSi, Senin (11/9), buka Pendidikan dan Latihan (Diklat) dan ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah di Pasir Pengaraian. Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel dan diprakarsai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa ini akan berlangsung hingga Kamis (14/9). Diikuti 75 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pengadaan Barang/Jasa pemerintah dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di lingkungan Pemkab Rohul).

Dalam sambutannya M Ruslan mengatakan, Diklat dan Sertifikasi Pengadaan Barang/ Jasa ini dimaksudkan untuk meningkatkan keahlian para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pengadaan barang/ jasa pemerintah. Dengan demikian mereka akan terhindar dari masalah hukum, karena hampir 70 persen kasus korupsi diawali dari pengadaan barang/jasa pemerintah. Kondisi saat ini setiap Satker sangat minim PPK dan pengadaan barang/jasa pemerintah, dikarenakan sudah hampir lima tahun Diklat ini tidak ada. Diharapkan Rohul terbebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), ungkapnya.


Sedangkan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Samsul Kamar mengatakan tujuan dari Diklat dan Ujian Sertifikasi ini adalah untuk mensertifikasi para ASN. Yang lulus ujian sertifikasi tentunya sudah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai PPK dan Pejabat pengadaan barang dan jasa, ucapnya.

Sampai hari ini Pemkab Rohul masih kekurangan personel PPK dan Pejabat Pengadaan barang jasa bersertifikat, ditambah lagi banyak anggota Pokja ULP Rohul yang merangkap di beberapa Satker sebagai anggota Pokja dan pejabat pengadaan, sehingga tidak efektif. Target tahun ini untuk ujian sertifikasi dan regenerasi 75 orang, dan yang mengikuti Diklat 55 orang, pungkasnya. ‎

Materi Diklat sekira 50 persen lebih merupakan tentang pengadaan barang dan jasa, sesuai Perpres yang terakhir dirubah Perpres 54 tahun 2015. Dengan Diklat ini diharapkan kompetensi pegawai pengadaan barang/ jasa di SKPD semakin meningkat. Juga kekurangan personel PPK, dan pejabat pengadaan teratasi, sehingga proses pengadaan barang dan jasa itu bisa lebih kredibel dan memuaskan masyarakat, terang Samsul. (adv/humas)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!