Minggu, 24 Juni 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Pendidikan
Rabu, 13 Desember 2017 | 17:30:54
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Dibuka Sekdakab, TP PKK Rohul Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos
HUMAS SETDA ROKAN HULU
Suasana pembukaan pelatihan pembuatan pupuk kompos, dibuka Sekdakab Rohul, diikuti ibu-ibu PKK Kabupaten dan Kecamatan, Senin 27-11-2017 di Pasir Pengaraian

Pasir Pengaraian (Mahardikanews)

Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Suparman SSos MSi diwakili Sekdakab, Ir H Damri Harun MM, Senin (27/11) buka pelatihan pembuatan  pupuk kompos, yang diikuti ibu-ibu dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten dan Kecamatan di salah satu hotel di Pasir Pengaraian. Hal ini menjadi salah satu program kegiatan dari Dinas Pertanian dan Hortikultura (DPH) Kabupaten Rohul.  

 

Hadir antara lain, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan, Ir Muhammad Ruslan MSi, Ketua Darma Wanita Rohul, Radias Damri, Kadis Pertanian dan Hortikultura, Mubrizal SP, MMA, serta pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten dan dari 16 kecamatan.

 

Sekdakab dalam sambutannya mengungkapkan, kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Rohul tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 salah satunya adalah pembangunan di bidang sektor pertanian. Hal ini bertujuan untuk mendukung visi dan misi Pemkab Rohul yakni 'Mewujudkan Kabupaten Rohul yang Sejahtera Melalui Peningkatan Pembangunan Ekonomi, Kerakyatan, Pendidikan, Infrastruktur, Kesehatan dan Kehidupan Agamis yang Harmonis dan Berbudaya'.‎

 

Oleh karenanya kelompok organisasi, termasuk ibu PKK kabupaten, kecamatan sampai desa harus dilibatkan guna mendukung sektor pertanian, dan untuk itu agar benar-benar mengikuti pelatihan tersebut. Program ini akan turut mensukseskan program pemerintah yakni penyediaan pupuk rumah tangga yang murah dan ramah lingkungan, karena pemakaian pupuk kompos dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia yang berlebihan, dan juga merupakan pupuk yang dianjurkan pemerintah, ungkap Sekda.

.

Bahan baku pembuatan pupuk kompos tidak sulit, sebab semua ada di sekitar rumah, seperti tanaman hijau, sampah organik, kotoran ternak dan juga mempunyai keuntungan ganda baik terhadap kesuburan tanah dan sebagai usaha ekonomi rumah tangga nantinya , terang Damri. (adv/humas)‎

 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!