Selasa, 22 Januari 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Pendidikan
Kamis, 10 Januari 2019 | 19:47:21
Baru 3 Tahun, SMPN 3 Pangkalan Kerinci Sudah Miliki Prestasi Akreditasi "A"
TOMAN. S
Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Pangkalan Kerinci, Zulfiandry Za S.P., M.Pd.
Pelalawan 
(mahardikanews) 
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 yang berada di Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, telah memiliki prestasi akreditasi status "A".

Kepala SMPN 3 Pangkalan Kerinci Zulfiandry Za S.P M.Pd, menyatakan SMPN yang berdiri sejak tahun 2015 lalu kini sudah punya prestasi akreditasi A, meskipun keberadaan sekolah masih berusia 3 tahun.

Sesuai penilaian Badan Akreditasi Nasional Sekolah (BANS), SMPN 3 sebut Zulfiandry, telah memenuhi 8 (delapan) standar akreditasi, yaitu standar isi, proses, kompetensi, pendidik, sarana dan prasarana, biaya, penilaian dan pengelolaan.

"Dengan sekolah yang jelas akreditasinya, tumpuan harapan untuk peningkatan kualitas pendidikan akan semakin maju, karena kunci keberhasilan seorang murid ada pada guru, dan kalau anak didik suka kepada suatu mata pelajaran, itu karena gurunya", ujar Zulfiandry, Rabu (9/1/2019) pagi.

Zulfiandry mendata, jumlah murid di SMPN 3 Pangkalan Kerinci sebanyak 300 orang, dengan 11 ruangan termasuk ruang perpustakaan terpakai dan total 20 tenaga pendidik yang terdiri dari 11 orang guru PNS dan 9 orang guru berstatus honorer.

Disamping itu, kepala SMPN 3 juga menerangkan tentang 13 item realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang kegunaannya diluar untuk biaya Lembar Kerja Siswa atau LKS.

Kemudian, Dia menambahkan, syarat untuk pengambilan raport di sekolah tidak diperbolehkan diambil oleh siswa itu sendiri, harus melalui orang tua/wali murid. Hal itu, Dijelaskannya, karena pihak sekolah memiliki pernyataan-pernyataan dan poin tertentu yang ingin dibeberkan terhadap para orang tua/wali murid.

"Sebab ada hal-hal yang harus disampaikan kepada orang tua siswa/siswi. Contohnya tentang kehadiran siswa yang baik, ketertinggalan dalam suatu mata pelajaran dan tanggungan orang tua yang harus dipenuhi. Pada saat itulah pihak sekolah bisa melakukan komunikasi dengan orang tua murid", tandas kepala SMPN 3 Pangkalan Kerinci Zulfiandry.*(toman.s)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!