Sabtu, 20 Juli 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Pendidikan
Selasa, 25 Juni 2019 | 12:32:02
Kadisdik Pelalawan : Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru Berdasarkan Zonasi
Toman Sipahutar

Martias, Kabid Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan

Pelalawan (Mahardikanews) Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun 2019 ini mulai diterapkan dengan sitem zonasi. Hal ini dimaksudkan guna memberikan akses dan keadilan terhadap pendidikan bagi semua kalangan masyarakat. Kewajiban sekolah adalah memastikan semua anak mendapat pendidikan dengan memerhatikan anak harus masuk ke sekolah terdekat dari rumahnya.

Hal itu disampaikan Kadisdik Kabupaten Pelalawan melalui Kabid SD Martias, kepada mahardikanews.com Senin (24/6) di ruang kerjanya.

Lebih jauh Martias menyebutkan,  berdasarkan Permendikbud nomor 51 tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pendaftaran PPDB dilaksanakan melalui tiga jalur, yaitu a. Zonasi b. Prestasi c. Perpindahan tugas orangtua/wali.
Untuk jalur Zonasi paling sedikit 90%, jalur Prestasi paling banyak 5% dan jalur Perpindahan tugas orangtua/wali paling banyak 5% siswa yang diterima dari jumlah yang mendaftar, ungkap Kabid.

Mengacu pada Permendikbud nomor 51 tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru juga telah diatur melalui Perbub nomor 49 tahun 2019 tentang lokasi-lokasinya (Zonasi). Seperti SD Bernas zonasinya adalah Jln Bakti Praja, Jln Tengku Jaafar, Jln Seminai dan Jln Akasia.

Pada saat proses PPDB, anak/calon siswa akan dirangking sesuai umur yang tertinggi. Sebagai Contoh dalam suatu sekolah (SD), sesuai daya tampung hanya menerima sebanyak 100 siswa, dan yang mendaftar 150 siswa, maka untuk menerima yang 50 siswa lagi yakni yang belum tertampung itu, akan dilakukan berdasarkan seleksi/rangking yang kemudian di masukkan ke sekolah-sekolah yang ada dalam zona yang telah ditetapkan berdasarkan Perbub tersebut.

Salah satu seleksinya adalah berdasarkan rangking usia anak, untuk SD tentunya yang layak itu adalah 7 tahun pungkas Martias. (Toman S) 

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!