Sabtu, 15 Agustus 2020
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Pendidikan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01:17
Pelajar di Rohul masih tetap belajar lewat Daring dari rumah

RAMBAH 

(mahardikanews) 

Pelajar jenjang pendidikan sekolah dasar dan menengah di daerah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masih tetap menerapkan sistem pembelajaran dalam jaringan dari rumah.

Kepala SMP Negeri 1 Rambah Yelleson Suryadi, mengatakan sistem pembelajaran jarak jauh atau belajar dalam jaringan (daring) dari rumah untuk para pelajarnya telah ditetapkan sesuai surat edaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga atau Disdikpora Rohul.

“Di hari pertama masuk sekolah ini jenjang pendidikan SD maupun SMP tahun ajaran 2020/2021 di Rohul masih memberlakukan metode belajar jarak jauh, yang masuk sekolah hari ini hanya perangkat sekolah dan para guru, karena Rohul masih termasuk Zona Kuning COVID-19”, kata Yelleson, Senin (13/7/2020), di Rambah, jalan Hang Tuah, Pasir Pengaraian.

Sejumlah daerah diakuinya mulai hari ini memang sudah memberlakukan pembelajaran tatap muka menyesuaikan kondisi penyebaran COVID-19 atau zonasi daerah. Bila daerah ditetapkan zona hijau dengan mendapat persetujuan gugus tugas setempat, pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka.

Skema belajar melalui daring disetiap sekolah juga menurutnya dilakukan berbeda-beda, tergantung kemampuan fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah dan tingkat keamanan daerah dalam masa pandemi sekarang ini.

Pihaknya mendata untuk tahun ajaran baru di SMPN 1 Rambah terdapat 217 pelajar siswa-siswi baru. Dua ratusan pelajar yang terbagi dalam 7 kelas itu akan tetap menerima materi pengenalan lingkungan sekolah melalui metode daring dari masing-masing wali kelasnya.

Yelleson menilai, sistem belajar metode daring masih akan terus dilaksanakan sampai adanya pengumuman aman dari tim gugus tugas percepatan penanganan corona virus disease (COVID) Kabupaten Rohul, meskipun berdampak terhadap penurunan semangat belajar bagi siswa.

“Pastinya anak-anak sekolah kurang terfokus dengan pembelajaran lewat daring dibandingkan penataran tatap muka, hal itu sudah terbukti dan terlihat dengan hilangnya fokus anak saat mengikuti pembelajaran sebelum kenaikan kelas beberapa waktu lalu”, ujar Kepala SMPN 1 Rambah Yelleson Suryadi.
(red-mnc)





Editor: AMBAR

©2020 MAHARDIKANEWS

all right reserved

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!