Senin, 22 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Peristiwa
Rabu, 27 April 2016 | 22:47:33
Satu Tewas
Kru Salam TV Dirompak di Perairan Belawan
Korban selamat di rumah sakit
Belawan, Mahardikanews.com
Rombongan dari Salam TV dirompak usai melakukan pengambilan gambar di perairan Belawan, Medan, Rabu (27/4/2016). Seorang kru tewas dalam kejadian ini.

"Benar ada musibah itu. Kru kita saat itu dalam perjalanan pulang setelah selesai pengambilan gambar tausiah program reguler di lokasi Pantai Anjing, Belawan," kata Manajer Administrasi Salam TV, Saddam Husein.

Rombongan kru Salam TV terdiri dari dua kameraman, yaitu Zulfan (39) dan Fadlan (29), produser Saparuddin (45), narasumber Ustadz Zainul Khair atau Abu Umail (50). Mereka menumpang kapal boat nelayan AL Izah Gt yang dikemudikan pemiliknya Andi (35).

Berdasarkan informasi dihimpun, kapal berangkat dari Kampung Kolam Belawan pada pukul 06.30WIB menuju Pantai Anjing (Pantai Ujung Baru). Setelah selesai pengambilan gambar, rombongan kembali pulang. 

Saat di perairan alut pelayaran depan Pelabuhan Belawan, sekitar pukul 11.10 WIB kapal didekati perahu kayu berawak 2 orang. Mereka meminta minum kepada kru Salam TV.

Saat Fadlan memberikan 2 botol air, pelaku menarik tas berisi 2 unit kamera DSLR Canon 5D Mark III beserta aksesorinya. Fadlan tak tinggal diam, dia melompat untuk mengambil tasnya kembali. Dia sempat  tarik menarik tas dengan pelaku.

Andi dan Zulfan kemudian menyusul Fadlan. Mereka sempat duel dengan perompak. 

Fadlan terluka di tangan akibat dibacok dengan golok. Andi mengalami luka memar di dada terkena pukulan. Sementara Zulfan yang sempat bergumul dengan pelaku tercebur ke laut. 

Pelaku yang membawa senjata tajam berhasil lolos. "Mereka membawa kabur tas berisi peralatan berharga sekitar Rp 270 juta itu," kata Saddam.

Sementara itu, Zulfan tenggelam karena tak mampu berenang dan ditemukan sekarat. "Zulfan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," sambung Saddam

Sementara  itu, Fadlan dan Andi sempat dirawat di RS TNI AL Belawan. Fadlan sudah dibenarkan pulang, namun Andi dikabarkan masih dirawat di sana.

"Jenazah Zulfan sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Letda Sudjono, Bandar Selamat. Rencananya akan dimakamkan besok," sebut Saddam.

Sementara itu, Direktur Polisi Perairan Polda Sumut Kombes Pol Tubuh Musyareh menyatakan mereka tengah menyelidiki kejadian itu. "Kita sudah mendatangi TKP dan melakukan patroli serta pengejaran terhadap pelaku," katanya.

(FR/MNc)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!