Rabu, 20 Juni 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Peristiwa
Kamis, 28 April 2016 | 18:24:50
Terkait Perompakan Terhadap Wartawan TV di Belawan
Pekerja Pers Tempuh Resiko Besar

Medan, Mahardikanews-
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut Hermansjah SE meminta aparat penegak hukum terkait memberi perhatian khusus terhadap pekerja pers. Hal ini dikatakannya sekaitan dengan peristiwa naas yang menimpa kru Salam TV yang menjadi korban perompakan usai melakukan peliputan di perairan Belawan, Medan, Rabu (27/4). Kejadian ini menyebabkan seorang kru tewas akibat tenggelam.

Peristiwa tersebut memperpanjang deretan kekerasan terhadap wartawan khususnya dan media terutama. “Kita minta, aparat berwenang agar memberi perhatian khusus terhadap pekerja pers. Terutama wartawan dalam menjalankan tugasnya, peristiwa ini tentunya dilandasi motif tertentu, harus di usut tuntas agar bisa diketahui apa motif di balik ini semua,” kata Hermansjah, Kamis (28/4).

Sementara itu, puluhan awak media dari berbagai media cetak, online, dan radio turun ke jalan melakukan aksi menuntut aparat keamanan yang berwenang untuk segera menangkap pelaku perampokan tersebut.

Aksi solidaritas berlangsung di Bundaran Air Mancur di Jalan Sudirman Medan. Dalam aksi yang berlangsung sekitar setengah jam tersebut, awak media melakukan longmarch ke rumah dinas Danlamtamal I Belawan ‎Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto dan rumah dinas Kapolda Sumut Irjen Raden Budi Winarso.

"Kami turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa yang menimpa rekan kami yang menjadi korban perampokan dan menyebabkan salah satu rekan kami meninggal. Kami mendesak agar Danlamtamal I Belawan dan Kapolda Sumut segeta menangkap dua orang pelaku perompakan tersebut," ujar Array yang merupakan salah seorang wartawan media lokal di Medan.

Aksi solidaritas yang dilakukan para awak media ini pun mengundang perhatian para pengguna jalan. Dalam aksi tersebut, awak media membawa dua buah foto almarhum Zulfan yang berukuran besar, lalu kertas karton yang bertuliskan "Basmi Perompak Laut, Kami Prihatin", "Save Jurnalis", "Perkuat Keamanan Laut", dan "Usut, Tangkap, Tuntas".

"Kami berharap, Kepolisian dan TNI Angkatan Laut bekerjasama mengungkap kasus ini. Kedua pelaku jangan dibiarkan bebas berkeliaran. Hidup Jurnalis, hidup Jurnalis," teriak Array.

Aksi ini berkahir di depan rumah dinas Kapolda Sumut Irjen Raden Budi Winarso yang juga berada di seputaran Jalan Sudirman, Medan. Para awak media menitipkan foto dan kertas karton yang dibawa kepada petugas Brimob Polda Sumut yang berjaga di rumah dinas Kapolda Sumut sebagai pesan.

Sebelum mengakhiri aksi tersebut, para awak media pun melakukan doa bersama untuk almarhum. (FR/MNc)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!