Sabtu, 16 Desember 2017
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Peristiwa
Senin, 1 Agustus 2016 | 21:41:59
Pasca Genset Terbakar, Warga Desa RBS Berharap Pemkab Rohul Memberikan Pengganti
Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Mesin generator setting (Genset) bantuan dari APBD Rokan Hulu (Rohul) pada 2011 silam di Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Kecamatan Kepenuhan porak poranda disambar petir. Genset bantuan dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Rohul, dengan dinamo seberat 30 kilo ini tersambar petir pada satu pekan lalu, tepatnya Senin (25/7) malam lalu sekira pukul 23.30 WIB.

Dampaknya, listrik padam di rumah 38 Kepala Keluarga (KK) di Dusun 1 Air Mindah sejak satu pekan terakhir. Kini, warga setempat pakai penerangan lampu minyak atau biasa disebut lampu togok. Selain genset berantakan disambar petir, rumah genset juga porak poranda. Sekira 350 liter bahan bakar solar berada di dalamnya juga ludes terbakar.

Bakhtiar, warga Desa RBS mengatakan terbakarnya genset bantuan sudah dilaporkan pihak desa ke Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Rohul. Ia mengungkapkan warga kurang tahu persis kejadiannya, karena saat kejadian sedang hujan deras. Namun, di saat petir keras menyambar, rumah tempat genset terlihat oleh warga terbakar, sedangkan mesin sudah berserak.

Sebelum tersambar petir, ungkap Bakhtiar, genset ini bukan hanya dipakai sebagai penerangan di 38 KK, namun bisa dipakai untuk kulkas, televisi, dan kebutuhan rumah tangga warga lainnya. Biaya biaya perawatan dan uang iuran beli bahan bakar solar juga terbilang murah. Setiap bulan, warga membayar antara Rp40 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung pemakaian.

Bakhtiar mengakui pasca genset disambar petir, kampungnya kini gelap gulita satu pekan terakhir, namun sampai hari ini belum ada solusi untuk mengganti genset tersebut. Ia mengharapkan pemerintah mengganti genset tersambar petir itu dengan genset baru, sehingga daerah mereka kembali terang seperti semula. "Apalagi listrik PLN belum masuk ke kampung kami sejak Indonesia merdeka," tandas Bakhtiar.

Sementara itu, Kepala Distamben Rohul Drs Yusmar MSi, mengakui sejauh ini belum ada laporan dari pihak Desa RBS, terkait genset disambar petir. Yusmar mengatakan pihaknya belum mendata genset yang merupakan aset milik Pemkab Rohul ini di Desa RBS. Ditanya apa solusi dari Distamben Rohul, apakah genset di Desa RBS akan diganti, diakui Yusmar, saat ini tidak bisa dilakukan pengadaan. Namun dinasnya akan berupaya menganggarkan tahun depan.(mar)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!