Senin, 22 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Peristiwa
Senin, 16 April 2018 | 02:07:09
Dasril Warga Rokan IV Koto Diserang 2 ekor Beruang
Maruba Habeahan
Dasril korban serangan beruang, saat menjalani perawatan di rumah sakit Awal Bros Ujungbatu, Minggu 15-4-2018
Pasir Pengaraian (Mahardikanews)
Minggu (15/4) sekira pukul 07.00 WIB, saat hendak menyadap getah ke kebun karet miliknya, Dasril (50) warga Dusun V Lubuk Ulat, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, diserang 2 ekor beruang diperkirakan setinggi 1,5 meter di sungai Langsing. 

Korban yang didampingi Rio Andri anak pertamanya kepada mahardikanews.com menuturkan, saat menuju ladang karetnya tersebut ditengah jalan tiba-tiba muncul dua ekor beruang yang besarnya diperkirakan masing-masing sebesar karung. Satu diantaranya spontan menyerang dirinya dan dengan gerakan refleks mencabut parang dipinggang dan menebasnya mengenai kepala namun beruang berhasil melarikan diri. Disaat bersamaan beruang lainnya menerkam bahagian paha sebelah kiri dan membuatnya tersungkur namun beruang meninggalkannya dalam keadaan kritis, ungkapnya.

Setelah sadarkan diri, dengan menggunakan kayu sebagai tongkat berupaya berjalan dengan tertatih-tatih kembali ke rumahnya. Atas musyawarah keluarga, siang harinya dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros Ujungbatu untuk mendapatkan perawatan yang intensif. Rencananya pihak rumah sakit akan melakukan bedah seputar paha yang koyak digigit beruang tersebut, sebut Rio menambahkan.

Tahun 2006 warga Tewas Diterkam Harimau.

Tidak jauh dari TKP tersebut, pada 2006 silam, seorang warga desa yang sama tewas dengan kondisi mengenaskan diterkam seekor harimau. Warga korban tewas tersebut saat itu sedang menderes pohon karetnya. 

Harapan keluarga, kiranya pemerintah Kabupaten Rohul atau dinas terkait dapat segera turun ke lokasi peristiwa untuk melakukan tindakan terhadap kedua hewan buas tersebut dan yang lainnya, untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi korban binatang buas tersebut, terang Rio. (mar)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!