Minggu, 26 Mei 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Peristiwa
Senin, 17 Desember 2018 | 13:12:47
Operator Alat Berat Temukan Tubuh Bocah
MAHARDIKANEWS TIM
Proses evakuasi jasad, Senin (17/12) pagi, di Kuari kampung baru aliran Sungai Batang Lubuh, Desa Koto Tinggi, Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Riau.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Seorang operator alat berat menemukan sosok tubuh anak, Senin (17/12) sekira Pukul 09.30 WIB, di Kuari milik Anas kampung baru aliran Sungai Batang Lubuh, Desa Koto Tinggi, Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Riau.

"Jasad bocah perempuan bernama Siti Juleha alias Lela (5 th) yang dilaporkan hanyut dan tenggelam selama 13 hari telah ditemukan operator alat berat bernama Frengki (31 th) warga Kumu Desa Rambah, Rambah Hilir", kata Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui ‎Kapolsek Rambah AKP Hermawan, Senin, (17/12/2018), di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu, Pasir Pengaraian.

Frengki yang menemui mayat tersebut, terang AKP Hermawan, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Rambah, dan Polisi langsung turun ke tempat kejadian perkara untuk mengevakuasi mayat korban.

Dari pakaian yang dipakai dalam posisi telungkup, Pihaknya memastikan memang mayat korban bernama Lela, karena kondisi tubuh yang agak rusak dengan aroma bau tidak sedap. Melihat itu, Polisi lalu membawa mayatnya ke kamar jenazah RSUD Rokan Hulu.

Sebelumnya, bocah perempuan bernama Lela dikabarkan dan dilaporkan hilang pada Selasa (4/12) lalu, sekitar pukul 15.00 WIB, di aliran Sungai Batang Lubuh, Desa Babussalam, Pasir Pengaraian.

Pengakuan Ibu korban, awalnya mandi bersamanya di sungai. Setelah itu, bersama-sama beranjak untuk pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, korban berpamitan ke Ibunya untuk pergi ke warung membeli jajanan. Namun hingga pukul sore hari tak kunjung kembali.

Salah satu Saudara korban yang mengetahui kejadian itu kemudian mencari korban ke pinggiran sungai dan menemukan celana dalam serta sisa uang belanja di atas turap. Saudaranya tersebut menduga korban jatuh dan hanyut dibawa arus sungai.

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD Rokan Hulu, Basarnas Pekanbaru dan masyarakat Desa Babussalam kerap melakukan pencarian ke hilir sungai. Karena tidak ditemukan, proses pencarian sempat dihentikan di hari ke-7 sejak tanggal laporan kehilangan.*amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!