Minggu, 07 Juni 2020
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Peristiwa
Rabu, 13 Mei 2020 | 19:28:45
Pihak Keluarga Ikhlas anaknya tewas tenggelam di lahan Bekas Kuari
MAHARDIKANEWS TIM
Pihak keluarga korban menandatangani pernyataan menolak autopsi atas musibah kematian anaknya yang tenggelam di lahan bekas Kuari Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu.
UJUNG BATU 
(mahardikanews) 
Kepala Urusan Hubungan Masyarakat Polres Rokan Hulu (Rohul) membenarkan peristiwa tewasnya bocah laki-laki di bekas kuari atau galian C Desa Ngaso Ujung Batu.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Feri Fadli, mendata anak laki-laki yang meninggal inisial D (7 tahun) warga Ngaso Kecamatan Ujung Batu. Bocah yang diketahui belum sekolah tersebut meninggal dunia pada Selasa (12/5), diduga tenggelam di bekas lahan kuari milik Tono.

Kronologis kejadian terangnya berawal Selasa 12 Mei sekitar pukul 15.40 WIB, Panit I Reskrim Polsek Ujung Batu memperoleh informasi pemberitaan tewasnya bocah dari akun media sosial facebook bernama Novri Anto.

Personel Unit Intelijen dan Keamanan Polsek Ujung Batu kemudian mengecek kebenaran informasi. Sekitar pukul 16.00 WIB, Unit Intelkam menemui orang tua korban yakni Ibunya SM (27) dan mengakui bahwa anaknya menghembuskan nafas terakhir di sebuah galian c yang sudah lama tak beroperasi.

Keterangan dari Ibu korban, sekitar pukul 11.00 WIB anaknya pergi bermain dengan seorang laki-laki yang tidak bekerja dan mengalami keterbelakangan mental inisial R (20). Lalu pukul 12.00 WIB, saksi inisial P mendapat informasi dari saksi Y bahwa keponakannya tenggelam di bekas kuari. Sekitar pukul 13.00 WIB korban akhirnya ditemui dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Masyarakat selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Ujung Batu, namun dr Nora yang memeriksa menyatakan nyawa korban tak bisa diselamatkan lagi. Pihak keluarga bersama masyarakat kemudian membawa jenazah ke rumah duka dan dikebumikan di Pemakaman Umum Desa Ngaso sekitar pukul 15.30 WIB.

“Ibu kandung bersama keluarga ikhlas menerima meninggalnya korban. Ibunya juga menolak untuk dilakukan autopsi serta tidak akan menuntut kepihak manapun atas musibah kematian anaknya baik secara pidana maupun perdata”, jelas Paur Humas Polres Rohul Ipda Feri Fadli, Rabu (13/5/2020).
(red-mnc)




Editor: AMBAR
©2020 MAHARDIKANEWS
all right reserved
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!