Sabtu, 15 Agustus 2020
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Peristiwa
Kamis, 25 Juni 2020 | 07:34:19
Bibit Sawit dan Pisang ditanami warga Sontang di badan jalan lintas
MAHARDIKANEWS TIM
Warga Sontang Bonai Darussalam tanami bibit kelapa sawit dan pisang di jalan lintas Provinsi Riau Desa Sontang - Kasang Padang, Rabu.
Bonai Darussalam 
(mahardikanews) 
Sejumlah warga Sontang Kecamatan Bonai Darussalam menanami bibit kelapa sawit dan pisang di jalan lintas Provinsi Riau Desa Sontang - Kasang Padang.

Kepala Desa Sontang Zulfahrianto yang mengetahui aksi masyarakat, menilai pemerintah desanya tidak bisa mencegah aksi protes yang dilakukan warga. Para warga menurutnya merasa kesal atas kerusakan jalan yang sekian lama tak kunjung diperbaiki.

Sebelumnya, pihaknya juga mengaku sudah berkali-kali menyampaikan permintaan perbaikan jalan ke Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, bahkan sudah kesekian kalinya melayangkan surat permohonan pembenahan jalan langsung ke Gubernur Riau.

Zulfahrianto sapaan akrab Anto Sontang, mengklaim jalan yang rusak diwilayahnya selama ini diperbaiki secara swadaya oleh Pemdes Sontang, pihak kecamatan, termasuk partisipasi dari manajemen perusahaan PT Riau Anugrah Sentosa, PT Graha Permata Hijau, PT Sumber Jaya Indonusa Coy, dan PT Andhika.

Sejak jalan rusak, sebanyak 3 (tiga) unit alat berat seperti ekskavator, grader, dan bomag milik PT Graha Permata Hijau juga disiagakan 24 jam dalam membantu kendaraan yang terjebak di badan jalan.

“Ini puncak kekesalan masyarakat, dan kita tidak bisa melarang mereka melakukan aksi tanam bibit pohon sawit dan pisang di badan jalan yang kini kondisi rusaknya semakin parah. Mengapa provinsi tak mampu memperbaikinya, padahal ini status jalan provinsi”, tegas Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Rohul itu, Rabu (24/6/2020), di Sontang, Bonai Darussalam.

Masyarakat Sontang dinilainya akan tetap mempertahankan tanamannya sekaligus memblokir jalan sebagai ancaman sampai dilakukan perbaikan oleh pihak Provinsi Riau. Sebab akses jalan tersebut bukan hanya akses jalan masyarakat saja, namun sebagai akses kendaraan pengangkut minyak sawit mentah atau CPO, kelapa sawit, bahan bakar minyak menuju Pelabuhan Dumai, dan kendaraan-kendaraan pengangkut lainnya.

“Kita tidak bisa larang aksi tanaman masyarakat ini. Bila tak kunjung diperbaiki juga, warga dikabarkan akan melakukan aksi blokir jalan. Kita juga bertanya dan butuh kepastian, kita ini masyarakat Riau atau Sumatera Utara”, ujar Zulfahrianto tokoh masyarakat Bonai Darussalam.

Hal senada, seorang warga Sontang Ibnu Nazib menyampaikan aksinya merupakan puncak dari kekesalan masyarakat karena hingga kini jalan lintas Provinsi penghubung Dusun I Desa Sontang ke Dusun III Desa Kasang Padang Kecamatan Bonai Darussalam tidak diperhatikan secara serius oleh Pemprov Riau.

Aksi yang dilakukan juga terangnya sebagai bentuk kekecewaan para pengendara yang terimbas dan terjebak jalan rusak parah selama 7 bulan, karena kendaraan mobil pribadi maupun sepeda motor tak lagi bisa melintasi jalan dengan situasi kondisi jalan bagaikan bubur tersebut.Tuntutan dan tagihan juga disampaikan Ibnu Nazib kepada Gubenur Riau berdasarkan janji politiknya saat masa kampanye akan melakukan perbaikan infrastruktur jalan lintas di Sontang.

Ratusan warga yang akan bepergian ke luar daerah seperti Duri diakuinya kini terpaksa harus menggunakan jasa angkutan pompong (perahu kayu) dan harus mengelurkan biaya pribadi sekitar Rp30 ribu sampai Rp100 ribu per penyeberangan jarak 1 km. Sekitar 20 pompong turut harus siaga dalam waktu 24 jam untuk jasa penyeberangan pengendara sepeda motor agar dapat melintasi jalan rusak.

“Terpaksa kita pakai jasa pompong bila ingin ke Kasang Padang, Bonai, ataupun ke Duri Kabupaten Bengkalis. Kami hanya minta kepastian dan bukti komitmen dari Gubernur Riau, sebab kami merasa dianaktirikan dengan segala kendala yang dialami akibat jalan rusak ini”, pungkas Ibnu Nazib.
(red-mnc)




Editor: AMBAR
©2020 MAHARDIKANEWS
all right reserved
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!