Senin, 24 September 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Politik
Rabu, 4 Juli 2018 | 19:56:44
Liput Rekapitulasi Suara Pilgub Riau, Petugas KPU: Suka Hati Kalianlah
Komisi Pemilihan Umun (KPU) logo/ internet
PEKANBARU
(MahardikaNews)
Komisi Pemilihan Umun (KPU) Pekanbaru menggelar rapat pleno terbuka untuk merekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2018, di Hotel Prime Park Jl. Jend. Sudirman, Simpang Tiga, Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Walaupun pleno terbuka, pihak panitia dari KPU Pekanbaru mengekang dan menghalangi awak media untuk masuk melangsungkan liputan. Bahkan sejumlah wartawan yang berada di lokasi senggang berpolemik dengan seorang petugas KPU.

"Enggak boleh masuk lagi, sudah ada wartawan di dalam", ucap seorang wanita, selaku petugas panitia KPU, saat menghadang beberapa wartawan dari berbagai media di pintu masuk rapat.

Sebut petugas wanita itu, untuk peliputan rekapitulasi penghitungan suara Pilgub sudah dibatasi 10 orang wartawan. Bahkan, wanita berpakaian baju batik itu tetap bersikukuh dan bersikeras membendung para media meskipun sudah membuktikan identitas.

Seorang wartawan mengklaim, kegiatan tersebut seyogyanya berlangsung terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi oleh pihak KPU. Namun wanita yang enggan menunjukan identitasnya itu tetap melarang. Setelah berpolemik panjang, masalah tak kunjung mendapat jalan keluar yang baik.

Hingga akhirnya, seorang Komisioner KPU Pekanbaru, Abdul Razak, keluar dari Ballroom Hotel Prime Park yang menjadi tempat rekapitulasi. Saat dikonfirmasi, Razak membantah bahwa pihaknya membatasi jumlah wartawan, karena proses rekapitulasi bersifat terbuka.

Razak memastikan, tidak ada batasan dan larangan wartawan untuk melakukan peliputan. Akan tetapi, petugas KPU wanita dimaksud tetap melarang. Bahkan ketika pintu ballroom terbuka dan wartawan ingin masuk, wanita tersebut sempat menyebut kata yang tidak sewajarnya.

"Suka hati kalianlah", kata seorang wanita petugas KPU.*amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!