Sabtu, 20 Juli 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Politik
Rabu, 17 April 2019 | 22:19:50
ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU
Bupati dan Sekda Salurkan Hak Suaranya di TPS Desa Pematang Berangan
MAHARDIKANEWS TIM
Bupati Rohul Sukiman, didampingi istrinya Hj Peni Herawati selaku ketua Tim Penggerak PKK, mencoblos di TPS 09 Desa Pematang Berangan, Rambah, Rabu (17/4/2019) pagi.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Abdul Haris, memberikan‎ hak-hak suaranya dalam pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Rohul, Riau.

Bupati Rohul Sukiman didampingi istrinya Hj Peni Herawati selaku ketua Tim Penggerak PKK, Rabu (17/4/2019) pagi, memberikan hak suaranya‎ di TPS 09 Pematang Berangan Rambah.

Bupati usai mencoblos, berharap pelaksanaan Pemilu 2019 di daerah Kabupaten Rohul dapat berjalan tentram dan kondusif, dengan jumlah partisipasi pemilih di Rohul untuk mencoblos meningkat.

‎"Kita berharap aman, tertib, dan lancar. Dan semoga tahun ini peserta pemilih akan lebih banyak", imbuh Sukiman, bersama sejumlah pejabat kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul yang turut mencoblos.

Dengan mencoblos 5 surat suara untuk pertama kalinya dalam sejarah Pemilu, Bupati memperkirakan dirinya membutuhkan waktu sekira 7 menit untuk menuntaskan hak pilihnya. Namun bagi pemilih yang sudah lanjut usia (lansia), serta tidak dapat membaca huruf, si pemilih dinilai akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Sementara, Sekda Kabupaten Rohul Abdul Haris‎, bersama sang istri Hj Neti Herawati ketua GOW yang diketahui menyoblos di TPS 15 Desa Pematang Berangan mengatakan Pemilu 2019 merupakan sejarah, sebab masyarakat harus mencoblos 5 surat suara sekaligus.

Hal itu dinilainya, akan memakan waktu lebih kurang sekitar 10 menit, mulai dari membuka kertas surat suara, mencoblos dan melipat kembali.

"Namun kita yakin, proses hari ini yang cukup baik dan tentunya semakin baik ke depan, dan untuk segi pelaksanaan efisien karena kita tidak berkali-kali‎ melaksanakan pemilihan, tapi cukup sekali walaupun memakan durasi waktu mungkin sampai 10 menit", ujar Abdul Haris.

Sekda berpendapat,‎ dalam Pemilu selanjutnya harus dilakukan perbaikan-perbaikan, seperti memperbanyak jumlah TPS agar pemungutan dan perhitungan suara tidak memakan waktu lama.

Dari jumlah 5 surat suara yang telah dicoblos, Sekda mengaku surat suara yang paling cukup memakan waktu lama untuk di coblos, yakni surat suara calon anggota DPRD Kabupaten Rohul. Karena selain jumlah calon yang cukup banyak, ukuran kertas suara juga dinilai lebar.‎

"Sehingga memakan waktu kita untuk membuka, mencari pilihan kita, dan kembali melipatnya. Dan memang perlu kehatian-hatian juga mengingat kita tidak ingin surat suara yang sudah di pilih rusak dan pilihan kita hangus karena ingin terburu-buru", tandas Sekda Kabupaten Rohul Abdul Haris.*(adv/kominfo)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!