Sabtu, 15 Desember 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Religion
Kamis, 15 November 2018 | 20:17:04
Program Kartu Nikah Bagai Sistem e- KTP
MAHARDIKANEWS TIM
Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Syahrudin, M.Si.
Pasir Pengaraian
(mahardikanews)
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu akan mendukung dan menerapkan program Kartu Nikah yang diluncurkan oleh Kemenag Republik Indonesia.

"Peluncuran Kartu Nikah dari Kemenag RI ini tentunya sangat baik untuk masyarakat. Kita mendukung penuh program ini. Jika program ini diterapkan tentu akan sangat praktis dan memudahkan masyarakat untuk membawanya kemana-mana", kata Kepala Kantor Kemenag Rokan Hulu, Drs Syahrudin, Kamis (15/11/2018), di Pasir Pengaraian.

Tujuan dari program tersebut, Terang Syahrudin, untuk menghindari pemalsuan data. Sebab pada kartu nantinya, data dan dokumen Nikah yang disimpan menggunakan aplikasi dan terdapat sebuah kumpulan data optik yang dibaca mesin atau Barcode, bagaikan sistem e- KTP yang penggunaannya secara komputerisasi dan tidak bisa dipalsukan.

Sebelum meluncurkan program itu, Ia menilai, masih terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapannya, seperti Tenaga Teknis dan tersedianya peralatan untuk mencetak kartu tersebut.

Kartu Nikah, Jelas Syahrudin, hanya dapat diprogramkan untuk pasangan yang baru menikah. Sebab, pasangan yang sudah lama menikah telah memiliki kartu, meskipun masih menggunakan data manual.

Pihaknya mengaku, belum mengetahui jadwal dan waktu penerapan Kartu Nikah di Kabupaten Rokan Hulu, karena masih menunggu arahan teknis dan dokumen berisi prosedur kerja atau Standar Operasional Prosedur dari Kemenag RI.

Ia memastikan, dengan adanya Kartu Nikah, pasangan Pengantin juga akan tetap mendapatkan Buku Nikah, karena merupakan dokumen nikah.

Syahrudin mencatat, data perkawinan pada tahun 2016 lalu berjumlah 3.256 pasangan, menurun menjadi 3.021 pasangan di tahun 2017. Bila diterapkan, Pemerintah harus menyiapkan sekitar 3.500 keping Kartu Nikah sebagai gambarannya.*amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!