Rabu, 27 Maret 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Religion
Selasa, 11 Desember 2018 | 17:40:05
Jemaat HKBP Pasir Pengaraian Natal Bersama di Rumah Koptu Dedy Samosir
Jemaat Gereja HKBP Pasir Pengaraian rayakan Natal bersama‎ Punguan Raja Sonang Boru, Bere dan Ibebere, Senin (10/12/2018) sore, di rumah Koptu Dedy Nofery Samosir.
RAMBAH 
(mahardikanews) 
Ratusan jemaat dan pengurus Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resor Exaudi Pasir Pengaraian merayakan Natal bersama‎ Punguan atau kumpulan Raja Sonang Boru, Bere dan Ibebere, pada Senin (10/12/2018) sore, di rumah kediaman anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Suka Maju Koptu Dedy Nofery Samosir.

Pendeta (Pdt) Gereja HKBP Resor Exaudi Pasir Pengaraian, Bahtiar Gultom S.Th, dalam kesempatan itu mengajak seluruh Jemaat memahami bahwa segala sesuatu yang berada di dunia merupakan bagian dari hikmat kebijaksanaan Tuhan.

"Luar biasa Tuhan sebenarnya merancang‎ dunia ini. Dia menciptakan matahari untuk siang hari dan menciptakan bulan serta bintang di malam hari", ucap Pdt Bahtiar Gultom, dalam khotbahnya.

Dengan perayaan Natal bersama itu, Pdt Bahtiar berharap para Jemaat beserta keluarga dapat memahami dan mengerti‎ jalan pikiran dan ikut menerima hikmat dari Tuhan, agar setiap keluarga berhikmat untuk merawat keharmonisan keluarga dan keharmonisan kebersamaan antar sesama.

Dia mengingatkan, selain Natal bersama di rumah Koptu Dedy Nofery Samosir yang juga merupakan anggota Koramil 002/Rambah, Jemaat HKBP Resor Exaudi Pasir Pengaraian dan Punguan Marga Raja Sonang Pasir Pengaraian di sekitarnya akan merayakan Natal bersama pada jadwal dan waktu yang berbeda-beda.

"Selain Natal bersama ini, pihak gereja akan kembali mengadakan Natalan pada 14 Desember. Kemudian 18-19 Desember Natal anak sekolah Minggu‎, 21 Desember Natal remaja. Lalu tanggal 22 Natal kalangan orang tua. Terakhir tanggal 25 Desember Natal Perjamuan Kudus bersama, yang diikuti oleh para orang tua, remaja dan anak-anak sekolah Minggu, berikut murid Taman Kanak-kanak yang ada di lingkungan Gereja", jelas Pdt Bahtiar.

Dari perayaan Natal‎ 2018, Dia menyatakan banyak hikmat yang dapat diambil oleh para Jemaat Gereja, diantaranya terkait anjloknya harga Tandan Buah Segar kelapa sawit yang kini harus dijadikan pelajaran oleh Jemaat. Hikmat itu, Terangnya, agar Jemaat selalu bersabar, berharap dan terus berjuang untuk mencari nafkah kehidupan tanpa meninggalkan ibadah.

"Kita semua mengharapkan harga komoditi kelapa sawit bisa naik, apalagi Pemerintah telah melakukan berbagai langkah dalam menaikkan kembali gairah ekonomi masyarakat. Untuk itu kita harus selalu tabah, beribadah dan berdoa kepada Tuhan", imbuh Pdt Bahtiar.‎*amb
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!