Jum'at, 20 September 2019
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Sosok
Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:05:01
1 dari 10 WBP Lapas Pasir Pengaraian Langsung Hirup Udara Segar
MAHARDIKANEWS TIM
Petugas Lapas Kelas II B Pasir Pengaraian foto bersama dengan Bupati dan Forkopimda Rokan Hulu, usai penyerahan Remisi dalam peringatan HUT ke-74 RI.
Pasir Pengaraian 
(mahardikanews) 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pasir Pengaraian memberikan remisi umum kepada ratusan Narapidana memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 RI.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Pasir Pengaraian Muhammad Lukman, usai pembacaan surat keputusan remisi mendata momen Hari Kemerdakaan tahun ini warga binaan pemasyarakatan atau WBP yang menerima Remisi (pengurangan masa hukuman) berjumlah 525 orang.

Dari lima ratusan WBP yang mendapat remisi, 10 orang terangnya akan menghirup udara segar atau bebas, dan 1 orang dinyatakan langsung dibebaskan. Sementara 9 orang lainnya masih ditahan karena belum memenuhi biaya pelunasan denda perkara atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pengaraian.

“Untuk pemberi remisi ini sudah memenuhi syarat substantif dan administratif, 9 dari 10 orang WBP yang dapat remisi bebas belum melunasi pembayaran denda yang saat putusan PN dibacakan saat perkaranya itu," kata M Lukman, Sabtu (17/8/2019) siang, dihadapan Bupati Rokan Hulu, Sekretaris Daerah bersama rombongan Forkopimda, para pejabat, kepala OPD, organisasi wanita, dan sejumlah anggota DPRD, di lapangan Lapas Pasir Pengaraian, Jalan Pengayoman, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Riau.

Kalapas mengutarakan total kapasitas WBP saat ini sudah mencapai 869 orang. Dari jumlah itu, 742 orang merupakan Narapidana, dan selebihnya titipan tahanan dari Kepolisian, Kejaksaan, serta tahanan yang berasal dari Pengadilan.

Kondisi Lapas Pasir Pengaraian saat ini diakuinya memang sudah sangat over kapasitas dengan daya tampung delapan ratusan WBP dari kapasitas normal sekira 175 orang. Meski begitu, pihaknya memastikan akan selalu melakukan pembinaan maksimal terhadap narapidana untuk memberikan hak-haknya sesuai Undang-Undang, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Mayoritas kejahatan yang dilakukan oleh WBP terangnya, merupakan perkara narkotika. Untuk itu, komitmen stop narkoba atau narkotika di lingkungan Lapas akan lebih diprioritaskan dibandingkan tindak pidana lainnya.

Sementara Bupati Rokan Hulu Sukiman, membacakan pidato Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia Yasonna Laoly, lalu menyerahkan SK remisi dari Menkumham yang diperuntukan terhadap WBP.

Bupati didampingi Forkopimda juga menyaksikan penandatangan nota kesepahaman antara Lapas Pasir Pangaraian dengan Pengurus Pondok Pesantern Raudhatussalam. Kemudian memberi penghargaan kepada Ustadz, Kiyai dan Pendeta yang sudah memberikan bimbingan rohani kepada warga binaan.

Memeriahkan Dirgahayu HUT RI yang mengangkat tema "Pemasyarakatan Pasti Smart Untuk Indonesia Hebat", diakhiri pemecahan rekor muri Tari Kolosal oleh ratusan WBP, petugas Lapas Kelas II B Pasir Pengaraian, dan puluhan tamu undangan.

Di penghujung kegiatan juga dilanjutkan penyerahan piala dan piagam penghargaan kepada pemenang-pemenang lomba kemeriahan HUT RI bagi ratusan warga binaan yang menjadi peserta. Pemkab Rokan Hulu juga menyerahkan bantuan peralatan olahraga untuk lapangan mini soccer Lapas Pasir Pengaraian.*(red)



Editor: H. A
©2019 MAHARDIKANEWS
all right reserved
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!