Selasa, 23 Oktober 2018
Find us: 
mahardikanews.com, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik
Home  / Techno
Senin, 26 Oktober 2015 | 16:04:12
Huawei Meluncurkan Program Digital inCloud
Kanan-Kiri: Song Xiaolong (President of Huawei Digital Service Product Line), Eric Troup (CTO of World-Wide Communications & Media, Microsoft Corporation), Binoay B (Head Qorus Alliance of Axiata group), Russell Fry (SAP Vice President, Telecommunications Industry) dalam acara peluncuran Digital Transformation Standard Operating Procedure di Huawei Innovation & Transformation Summit 2015.
Bali, mahardikanews– PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia), penyedia solusi informasi global dan komunikasi teknologi (TIK) terkemuka, resmi meluncurkan program Digital inCloud 2015 pada acara Huawei Innovation & Transformation Summit 2015 yang dihadiri oleh lebih dari 350 peserta dari 60 operator dan 100 mitra dan digelar selama dua hari di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali. Program ini bertujuan untuk memfasilitasi konsumen, operator, dan mitra untuk saling bekerjasama dalam menciptakan produk atau layanan digital. Program hasil inovasi dari Huawei mengakomodasi peningkatan konten secara keseluruhan serta pengelolaan konten digital lokal maupun global yang lebih baik.

Melalui program Digital inCloud 2015, Huawei menawarkan layanan Digital inCloud Telecom Capability Cloud Service yang menghubungkan operator dengan mitra. Digital inCloud mencakup seluruh layanan yang ditawarkan oleh operator telekomunikasi seperti pembayaran, notifikasi pesan, call center untuk telepon maupun cloud, analisa operasi bisnis, dan lainnya. Layanan ini merupakan layanan satu pintu yang memungkinkan mitra untuk mengakses berbagai kebutuhan telekomunikasi.
Mengandalkan layanan Digital inCloud Telecom Capability Cloud Service, Huawei berencana untuk melayani lebih dari 300 operator di seluruh dunia pada tahun 2016.

Tidak hanya fokus kepada mitra lokal, Huawei juga menyediakan layanan Global Service Innovation Cloud (GSIC) bagi para mitra global. Layanan ini memfasilitasi lahirnya inovasi bisnis baru dan menyediakan lingkungan inkubasi berdasarkan kemampuan telekomunikasi, seperti memberikan informasi peluang bisnis dari operator global, akuisisi kemampuan telekomunikasi layanan cloud secara gratis, dana inovasi, dan pengujian operator yang mudah digunakan. Melalui GSIC, para mitra mendapat kemudahan untuk melakukan inovasi, meluncurkan dan memanfaatkan bisnis telekomunikasi mereka.

Layanan Digital inCloud juga mencakup program inTouch Partner Service, yaitu sarana kemitraan dan kerjasama untuk mendukung pesatnya pertumbuhan ekosistem digital dunia. Layanan ini bertujuan untuk menjembatani kebutuhan dan tujuan bisnis para pemangku kepentingan dalam dunia ekonomi digital, seperti pengembang aplikasi, penyedia konten dan jasa, platform enablers, dan operator selular. Hingga tahun 2015, layanan ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 2,000 mitra dan lebih dari 200,000 layanan digital kepada kurang lebih 60 operator. Huawei berencana untuk mencapai 4,000 mitra dan 35,000 layanan digital kepada 80 operator pada tahun 2016. Untuk memberikan layanan yang lebih baik, pada acara ini Huawei meluncurkan inTouch Partner Service 2.0 dengan kemampuan inti yang telah disempurnakan seperti  penandatanganan, peluncuran layanan, distribusi, pembayaran, manajemen kualitas layanan, dan lain sebagainya.

Yiming Cao, Vice President of Digital Service Product Line, Director Digital inCloud Department Huawei, mengatakan “Melalui Huawei Innovation & Transformation Summit 2015, kami mewujudkan komitmen kami untuk terus mendukung bisnis digital di Indonesia dengan program Digital inCloud. Program ini bertujuan untuk menghubungkan operator global dengan para mitra di dalam negeri untuk mengembangkan ekosistem digital, membantu operator untuk menciptakan konten serta layanan digital berkualitas tinggi, meningkatkan kemampuan telekomunikasi, dan bekerjasama dengan para mitra dalam  menciptakan inovasi baru, serta melahirkan kerjasama yang saling menguntungkan.”

Pada acara ini, Huawei South Pacific Regional juga meluncurkan Digital Transformation Standard Operating Procedure (DT SOP) yang menawarkan Speed TTM, Smart Management, dan Secure Operation (3S) kepada para operator dan mitra. DT SOP akan mempercepat transformasi layanan digital milik operator di wilayah Pasifik Selatan dan membantu operator untuk membangun layanan dan ekosistem digital yang carrier-Pada tahun 2014, 3S DT SOP telah berhasil membantu XL dalam proyek DM (Digital Merchant) dan mencapai pendapatan bisnis VAS dua kali lipat lebih tinggi. Pada tahun 2015, DT SOP juga membantu Indosat untuk mencapai pertumbuhan pendapatan bisnis VAS sebesar lebih dari 35% dalam proyek MCP (Smart Partner Project).

(FR/*)
Akses berita terbaru versi mobile di: m.mahardikanews.com
Tinggalkan Komentar
Nama*:
Email*:
Website:
Komentar*:
: * Masukkan kode disamping!